Kepala BNPB RI Serahkan Bantuan penanganan Karhutla

KALTENG- http://inovasiborneo.co.id-Mayjen TNI Suharyanto mengajak seluruh stakeholders untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan agar kejadian yang pernah terjadi di tahun 2015 dan 2019, tidak terjadi lagi di tahun 2023 ini.Hal tersebut disampaikan saat Apel Gelar Pasukan Kaarhutla.

Kedua, di Prov. Kalteng terbukti sampai hari ini, BNPB mencatat sudah lebih dari 1.037 titik api yang sudah muncul yang tersebar di kabupaten-kabupaten yang beberapa bulan lalu mengalami banjir seperti Kotawaringin, Katingan dan Pulang Pisau.

“Ini tandanya perubahan cuaca sangat cepat, beberapa bulan yang lalu kita berhadapan dengan banjir, bulan-bulan depan kita berhadapan dengan kebakaran hutan dan lahan”, tambahnya.

Terakhir, mengingat bencana Karhutla bukan kali ini saja dihadapi, diharapkan kepada seluruh stakeholders yang mengikuti apel agar bersama-sama menyatukan pikiran, tindakan, kegiatan, untuk sama-sama bersatu padu dengan bekerja sama antara Pusat dan Daerah agar kompak dan yakin dapat mengendalikan Karhutla.

“Kita utamakan pencegahan sebelum api besar. Karena kalau api sudah besar, meskipun BNPB bantu dengan helikopter misalnya, dengan teknologi modifikasi cuaca, tapi kalau sudah terlanjur besar maka akan berat”, tekannya.

Diminta seluruh peserta Apel untuk mengambil langkah gerak, bersatu padu padamkan api agar tidak menjadi besar.

Arahan Kepala BNPB RI Pada Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana Karhutla di Provinsi Kalteng Tahun 2023

Kepala BNPB RI Mayjen TNI Suharyanto menyerahkan bantuan untuk penanganan Karhutla yang diterima secara simbolis oleh Wakil Gubernur Kalteng

Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB RI Mayjen TNI Suharyanto menyerahkan bantuan untuk penanganan Karhutla dan diterima secara simbolis oleh Wakil Gubernur Kalteng untuk didistribusikan kembali ke pemerintah kota dan pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng. Bantuan yang diberikan  berupa alat suntik gambut sebanyak 27 unit, flexibel tank 27 unit, pompa jinjing 81 unit, Nozzle 135 unit dan selang ukuran 1,5 inchi 1.350 unit. Selanjutnya dilakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran.

Sebagai informasi, usai menggelar Apel Gelar Pasukan, Pemprov Kalteng Pemprov Kalteng bersama BNPB RI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *