KALTENG- http://inovasiborneo.co.id-Petani milenial memiliki peran yang sangat penting, sebab saat ini petani di Kalteng sudah banyak yang sepuh dan tidak mengerti teknologi. “Dengan hadirnya petani milenial ini, mereka bisa membantu untuk pemasarannya, apalagi sekarang ini semua serba digital,”

Salah satu petani milenial dari Kelompok Tani Berkat Mufakat Muliadi mengatakan bahwa para petani milenial sudah pernah menanam padi sebelum adanya Food Estate, namun banyak kendala yang dihadapi seperti adanya bencana banjir. “Sebelum Food Estate kita bisa panen sampai 2,7 ton, harapannya sekarang ini bisa mencapai 4 ton lebih,” harapnya.
Muliadi menerangkan, setelah adanya Food Estate ini pun, para petani belum bisa maksimal panen, namun ia berharap tahun ini bisa bangkit dan panen kembali. “Untuk gerakan tahun ini sudah 75 persen, ketika kita minta Kementerian PUPR untuk melakukan pompa air, mereka selalu standby. Harapannya ini bisa dipertahankan dan dimaksimalkan lagi oleh pihak Kementerian PUPR agar pertanaman ini bisa berhasil maksimal,” imbuhnya

