KALTENG-http://Inovasiborneo.co.id– Pembangunan Food Estate Kalimantan Tengah (FE Kalteng) yang telah dimulai sejak tahun 2020 terus berlangsung sampai sekarang. Diketahui, program ini merupakan ide visioner Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran yang diusulkan langsung kepada Presiden RI Joko Widodo dalam rapat terbatas di Istana Negara pada tahun 2017 lalu.
“Program Strategis Nasional Food Estate di Kalimantan Tengah akan memberikan multiplier effect bagi semua sektor, peningkatan kesejahteraan petani, hingga penyerapan tenaga kerja yang pada akhirnya menjadi daya ungkit perekonomian di Kalimantan Tengah,” kata Sugianto dalam keterangan tertulis, Minggu (11/2022).
Menurut Sugianto, peluang ini harus ditangkap dan dijalankan secara serius dan fokus dengan melibatkan stakeholders terkait juga memberdayakan masyarakat lokal. Ia menjelaskan pengembangan Food Estate di wilayahnya dilakukan oleh Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Pengembangan ini dilakukan secara bertahap, berkaitan dengan diperlukannya kesesuaian dan kesiapan lahan, petani, dan infrastruktur tata air di lokasi yang akan dikembangkan. Sehingga membutuhkan proses yang panjang.

Meski demikian, ia mengatakan dipercayakannya Program Strategis Nasional (PSN) kepada Provinsi Kalimantan Tengah bukan hanya didasari ketersediaan lahan yang luas. Namun juga sudah melalui pertimbangan yang matang dari segala aspek.
Sugianto menilai food estate bisa menjadi sebuah jawaban, bahkan strategi pemerintah, dalam mengantisipasi krisis pangan yang mungkin saja terjadi bila pandemi COVID-19 masih terus berlanjut. Di sisi lain, pihaknya juga tengah menyiapkan diri dengan adanya penetapan Ibu Kota Negara baru di Nusantara Provinsi Kalimantan Timur. Terlebih Kalimantan Tengah berada di posisi poros/ center


