MARTAPURA http://inovasiborneo.co.id-Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Prov. Kalsel Birhasani selaku Ketua panitia pelaksana dalam laporannya menyampaikan dalam rangka memeriahkan pelaksanaan MTQ Nasional ke XXIX Tahun 2022, dimana Kalsel menjadi tuan rumah yang salah satu kegiatannya adalah pameran MTQ. Pameran MTQ kali ini dibranding dengan sebutan MTQ Nasional Kalsel Expo 2022.
Tentunya tujuannya tidak sekedar memeriahkan perhelatan MTQ, tetapi lebih dalam upaya mendorong membangkitkan kembali majunya perekonomian Indonesia, khususnya Kalsel setelah meredanya pandemi covid-19. Tentunya ini adalah semangat bagi kita semua untuk menggelorakan bangga buatan Indonesia.
“Pada MTQ Nasional Kalsel Expo, kami menyediakan sebanyak 190 stand, yang terdiri dari 122 stand indoor, kemudian dikhususkan untuk festival halal food sebanyak 22 stand secara gratis untuk UMKM, kemudian untuk outdoor ada sebanyak 42 stand,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Kalsel Raudatul Jannah mengatakan pameran ini dapat ditemukan berbagai produk-produk kuliner yang halal dan sehat dari berbagai provinsi di Nusantara beserta budayanya. Ia juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran Penasehat Dharmawanita Persatuan Kemenag RI serta mengajak untuk mencicipi kuliner khas Kalsel.

Stand milik Dinas perdagangan dan perindustrian Prov. Kalteng
Expo Kalsel diikuti seluruh provinsi di Indonesia, Kementerian, Pemerintah Daerah Kalsel, BUMN dan BUMD, serta Perusahaan Swasta Nasional. Para pelaku UMKM juga hadir dengan membuka stan-stand yang menampilkan produk-produk unggulannya.
Seusai pembukaan, Wagub berkesempatan mengunjungi stand pameran Pemprov. Kalteng. Stand Pemprov. Kalteng terdiri dari Dinas perdagangan dan perindustrian Prov. Kalteng, Dinas koperasi dan UKM Prov. Kalteng, serta Dekranasda Prov. Kalteng. Masing-masing dari Dinas menampilkan sejumlah produk unggulan yang merupakan hasil produk dan kreativitas pelaku Industri Kecil Menengah (IKM)/Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Adapun produk yang ditampilkan ialah berupa kain dan baju batik; kayu, gelang dan dupa garu; anyaman seperti topi, tas, dan bintingan rotan. Untuk produk lainnya yang sifatnya makanan ada madu kelulut, madu asli, keripik, amplang, bawang dayak, rempah-rempah, kopi khas Kab. Katingan dan teh bajakah yang kaya akan manfaat. Bajakah ini kayu asli dari Kalteng dan khasiatnya sangat banyak, bisa untuk mengobati kanker, tumor, magh, rematik dan lain sebagainya.
Turut hadir mendampingi Wagub, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Prov. Kalteng Sunarti, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Prov. Kalteng Aster Bonawaty, Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Kalteng Said Salim, Plt. Kepala Biro Kesejahtaraan Rakyat Setda Prov. Kalteng Ahmad Fahruka, dan Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Prov. Kalteng Norhani.

