Gubernur Menekankan Agar Pemkab Barsel Memperhatikan Hilirisasi Industri dan Pemberdayaan UMKM

KALTENG http://Inovasiborneo.co.id-Pada kesempatan Kunjungan kerja tersebut juga, Gubernur menekankan agar memperhatikan Hilirisasi industri dan pemberdayaan UMKM.

Ditempat yang sama, Pj. Bupati Barito Selatan Lisda Arriyana mengawali sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur Kalteng beserta rombongan ke Kabupaten Barito Selatan.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan mengucapkan selamat datang kepada bapak Gubernur Kalimantan Tengah beserta seluruh rombongan di Kabupaten Barito Selatan, Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus dan InsyaAllah kedatangan bapak gubernur beserta rombongan membawa keberkahan bagi masyarakat Barito Selatan”, tutur Lisda Arriyana.

Lisda Arriyana menyampaikan Kabupaten Barito Selatan memiliki sejumlah produk unggulan daerah diantaranya nenas parigi, kakao, kerajinan berbahan dasar rotan, purun, enceng gondok dan makanan berbahan dasar nenas parigi dan ikan lokal seperti ikan bilis dan ikan bintahukan.

Lisda menambahkan terkait dengan pembinaan terhadap UMKM, sampai saat ini sudah terdata sebanyak 8.014 UMKM di Kabupaten Barito Selatan.

“Melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Barito Selatan telah dilaksanakan beberapa kegiatan pembinaan”, jelas Lisda.

Lebih lanjut disampaikan, PAD pada APBD TA. 2022 ditargetkan sebesar 1,002 Trilyun Rupiah yang terdiri dari PAD sebesar 98,065 Milyar Rupiah, pendapatan transfer sebesar 896,59 Milyar Rupiah dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 7,34 Milyar Rupiah.

Sementara itu, belanja daerah pada PBD TA. 2022 ditargetkan sebesar 1,019 Trilyun Rupiah yang terdiri dari belanja operasi sebesar 680,01 Milyar Rupiah, belanja modal sebesar 179,78 Milyar Rupiah, belanja tak terduga sebesar 26,72 Milyar Rupiah dan belanja transfer sebesar 133,20 Milyar Rupiah.

“Dengan target pendapatan daerah sebesar 1,002 Trilyun Rupiah serta target belanja sebesar 1,019 Trilyun Rupiah maka terjadi deficit anggaran sebesar 17,7 Milyar Rupiah, dimana naninya deficit tersebut akan ditutupi dengan pembiayaan Netto”, jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *