Palangka Raya – http://inovasiborneo.co.id-Ada nuansa sedikit beda dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran dan Al Hadits XXX Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) tahun 2022 ini yakni adanya cabang musabaqah baru yakni Musabaqah Al Hadits dengan memperlombakan dua kategori.

Kedua kategori tersebut yakni hafalan 100 Hadits dengan sanad dan hafalan 500 Hadits tanpa sanad. Adapun jumlah peserta pada cabang baru ini berjumlah 13 orang, diantaranya 8 orang hafalan 100 hadits dengan sanad (4 muhaddits dan 4 muhadditsah), 5 orang hafalan 500 hadits tanpa sanad (2 muhaddits dan 3 muhadditsah.
“Meskipun pendaftar pada cabang ini belum maksimal tetapi dalam pelaksanaannya berjalan dengan lancar dan sesuai harapan” ungkap Ketua Dewan Juri Saiful Lutfi.

Nampak semua peserta hadir tepat waktu dan sesuai jadwal di Aula Pascasarjana IAIN Palangka Raya, Minggu (24/7/2022).
Sementara itu, pada musabaqah hafalan juga berjalan dengan semangat, diawali kesiapan panitia yang sudah berhadir 1 jam sebelum kegiatan dimulai dengan mempersiapkan berbagai keperluan dan kelengkapan lomba.
Begitu pula halnya panitera yang sudah bersiap dengan laptop dan blanko penilaian lengkap. Dewan Hakim sudah berkoordinasi dan berdiskusi secara intens untuk masing-masing bidang penilaian. Semua peserta bersama official dan pendamping pun datang lebih awal dengan wajah ceria dan bersemangat untuk mengikuti dan menyaksikan kegiatan lomba terbaru ini.
Saat kegiatan lomba dibuka, peserta pun naik ke atas mimbar, hakim penanya membacakan maqra soal, dilanjutkan oleh peserta berusaha menyempurnakan jawaban semaksimalnya. Semua hadirin menyimak dengan seksama dan ada diantaranya yang mengusap air mata menyaksikan usaha peserta untuk mengucapkan kembali kata-kata mulia dari seorang manusia sempurna dan Rasul terbaik yakni Al Hadits yang menjadi penjelas bagi kitab suci Al Quran.

Di sela-sela lomba Panitra melntunkan shalawat dengan semangat “Allaahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad, Allaahumma shalli wa sallim alaih. Shalla Allaahu ala Muhammad, shalla Allaahu alaihi wa sallam”,.
Suasana khidmat dan semangat pada cabang musabaqah Al Haidits, berjalan dengan baik sampai semua peserta tampil melaksanakan tugas sesuai nomor undian begitu juga dewan hakim bisa menilai dengan adil dan profesional.
Meskipun secara kuantitas jumlah peserta belum maksimal namun secara kualitas para peserta telah menampilan kualitas terbaiknya dan ini awal dari usaha peserta untuk kedepannya lebih baik lagi. Segenap dewan hakim, panitra dan panitia optimis kedepan musabaqah hafalan ini akan semakin meningkat baik secara kualitas maupun kuantitas.
Sebagai informasi, petugas pada Cabang Hafalan Hadits diantaranya Ketua Dewan Juri Merangkap Anggota yakni Saiful Lutfi, Panitera yakni Achmad Hairudin, Hakim Bidang Tajwid H. Muhammad Mahlan, Hakim Bidang Fashahah yakni Ahmadi, Hakim Bidang Tahfizh yakni Saiful Lutfi, Hakim Penanya H. Abdul Helim serta panitia diantaranya Muhammad Marzuki, Hj. Norlaila dan Najmi Hamidi

