
Kepala Diskominfosantik Prov. Kalteng Agus Siswadi saat memberikan keynote speech
Palangka Raya – Jabatan fungsional Pranata humas merupakan salah satu jabatan strategis yang dimiliki pemerintah.Sebagai Government Public Relations (GPR), jabatan fungsional yang nomor keberadaannya diatur dalam Permenpan RB 6 tahun 2014 tentang JFT Pranata humas dan angka kreditnya ini memiliki tugas utama untuk memberikan pelayanan informasi dan kehumasan kepada masyarakat.
Adanya informasi yang aktual dan faktual akan mendorong masyarakat, untuk membicarakan permasalahan yang sedang ramai dibicarakan dalam diskusi sehari-hari. Dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat, peran pranata humas sebagai garda terdepan terdepan juru bicara pemerintah sangat berperan. Pranata humas diharapkan dapat menciptakan aliran komunikasi dua arah antara instansi pemerintah dan publik.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Prov. Kalteng Agus Siswadi saat memberikan keynote speech menyampaikan dukungannya kepada jabatan Pranata humas, bahwa wajah sebuah Institusi akan terlihat dari peran Pranata humas.
“Peran Pranata Humas sangat luar biasa penting bagi sebuah Institusi,” tulisnya
Diskominfosantik Prov. Kalteng, lanjutnya, merupakan Instansi/Institusi pembina dari Pranata humas.
“Kita saat ini sudah banyak rekan Pranata humas yang merupakan dari penyetaraan akibat regulasi penyederhanaan pegawai, kita sebagai pembina membuka kesempatan yang luas kepada kawan-kawan ASN khususnya di Pemprov. Kalteng, bahkan Kab/Kota yang ingin beralih menjadi Pranata humas, silakan dan berdikusi dengan Pranata humas yang ada di Dinas Kominfo,” jelasnya.
Agus juga mengingatkan, idealnya keberadaan Pranata humas harus menyebar ke seluruh SKPD/Instansi. Tidak mutlak berada di Diskominfo atau Biro Administrasi Pimpinan.
“Mereka harus jadi ujung tombak komunikasi publik di instansi masing-masing. Karena Pranata humas merupakan sebuah profesi yang luar biasa pada saat ini di era digitalisasi , informasi dan revolusi industri ,” pungkas Agus Siswadi.

Noriko Yunanto Pranata Humas Setda Prov. Kalteng
Sementara itu, Pranata Humas Sekretariat Daerah (Setda) Prov. Kalteng Noriko Yunanto mengatakan humas saat ini kesulitan untuk beradaptasi, informasi apapun itu harus tau dan keingintauan itu yang menjadi modal bagi seorang pranata humas. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber di acara podcast yang diselenggarakan oleh Diskominfosantik Prov. Kalteng, bertempat di stand Kalteng Expo milik Diskominfosantik Prov. Kalteng yang berada di Arena Pameran Temanggung Tilung Palangka Raya, Jumat (15/7/2022).
Jadi kita sebagai Pranata humas bisa hadir di berbagai sektor, pertama jika masih satu lingkup Pemprov, kita bisa ke Dinas-dinas, sharing, cerita apa yang menjadi program-program kedepannya, kita mendengarkan dan merespon apa yang menjadi harapan masyarakat terutama di bidang informasi ,” katanya.
Lebih lanjut Noriko menjelaskan humas memiliki peran dalam menjembatani antara kepentingan pemerintah dan masyarakat secara keseluruhan di satu pihak dan pihak lain untuk meningkatkan kinerja pelayanan masyarakat serta kegiatan pemerintahan.
“Humas sebagai agen hubungan masyarakat, kita sebagai humas pemerintah sebagai masyarakat kita bisa menyampaikan pandangan-pandangan yang akan kita lakukan dikemudian hari, kemudian kita di masyarakat juga sebagai pendengar, kita menghadapi komunitas/komunitas dari teman-teman masyarakat/juga tentunya dan kita coba sampaikan ke pihak-pihak terkait. Harapannya adalah apa yang kita sampaikan kepada masyarakat, pihak-pihak terkait bisa ketemu di jalan tengahnya,” imbuhnya.
Noriko juga berpesan kepada teman-teman Pranata humas yang ada di Kalteng dalam rangka mendukung sektor komunikasi publik yaitu seorang pranata humas harus mencoba untuk memberikan informasi terutama yang berkaitan dengan Prov. Kalteng karena itu yang menjadi tulang punggung.
Jadi di dalam ada elemen pemerintah dan masyarakat, semoga kedepannya masyarakat bisa tau apa kinerja pemerintah kemudian program-program pemerintah yang dikerjakan dan juga kita merespon balik bahwa masukan-masukan dari pemerintah yang kita tangkap melalui media sosial. Sampai hari ini kita coba berproses, bertumbuh menjadi humas yang sekiranya bisa menjadi lentera, cahaya dan jembatan kemajuan bagi Kalteng,” tutup Noriko

