Menteri Sosial RI Pimpin Rapat Tanggap Darurat Daerah Terdampak Banjir di Kalteng

KALTENG-http://Inovasiborneo.co.id– Rapat Tanggap Darurat Daerah Terdampak Banjir di Provinsi Kalimantan Tengah bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini, dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo di Hotel M. Bahalap, Kota Palangka Raya, Kamis (25/11/2021).

Rapat Tanggap Darurat Daerah Terdampak Banjir ini membahas langkah-langkah mitigasi bencana mengantisipasi puncak musim hujan Februari 2022, yaitu menyiapkan titik-titik untuk didirikan lumbung sosial (bufferstock).

Hadir pada rapat tersebut, diantaranya Wakapolda Brigjen Pol Ida Oetari, Kasrem 102/PJG Kolonel Czi Wahyono, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, Bupati Katingan Sakariyas, Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati, Staf Khusus Menteri Sosial Don Rozano Sigit, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.

Lumbung sosial merupakan sarana untuk membantu masyarakat terdampak bencana tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok. Nantinya di lumbung sosial tersebut tidak hanya berisi bahan makanan. Namun bisa berupa genset, bahan bakar, perahu karet, penjernih air, pompa air, tenda, selain juga bahan kebutuhan pokok.

Dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur Edy Pratowo mengatakan rapat koordinasi digelar untuk membahas langkah mitigasi yaitu pengadaan lumbung sosial di 4 Kabupaten/Kota yang terdampak banjir.

“Kita sesegera mungkin melaksanakan rapat koordinasi yang hari ini kita laksanakan. Antisipasi harus kita lakukan dalam rangka untuk pengadaan lumbung sosial sesuai arahan Ibu Menteri. Ini hal yang baik sekali sebagaimana disampaikan Ibu Menteri, untuk mendukung seluruh Kabupaten/Kota yang saat ini memberlakukan tanggap darurat,” terangnya.

Wakil Gubernur Edy Pratowo mengungkapkan bahwa perlu dipetakan kecamatan terdampak banjir yang akan dididirikan lumbung sosial.

“Selain lumbung sosial, yang perlu kita lakukan adalah mengidentifikasi daerah kecamatan yang terdampak. Jadi kita bisa memetakan kecamatan mana yang membutuhkan lumbung sosial dengan lokasi yang memadai sehingga terbebas dari banjir, artinya di dataran yang lebih tinggi,” kata Wakil Gubernur.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur Edy Pratowo mengatakan pemerintah daerah akan melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi bencana banjir, baik jangka menengah maupun jangka panjang.

“Tentunya untuk jangka menengah dan jangka panjangnya, bagaimana dengan pemerintah pusat melalui Komisi V DPR RI, Ibu Menteri. Nanti kami akan melakukan rapat koordinasi lebih lanjut, terkait upaya-upaya kedepan jangan sampai lagi kejadian banjir ini selalu terulang. Paling tidak Kita bisa meminimalisir,” ungkap Wakil Gubernur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *