Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Usaha Penjualan Tanamaan Hias Menurun Dratis.

KUALA KAPUAS, IB – Salah satu penjual tanaman hias yang berlokasi di Jalan Pemuda Km 2.5 Kabupaten Kapuas bernama Budi, mengungkapkan selama masa pandemi Covid-19 ini, pendapatan dari usaha Stand Bunga ‘Maulida’ miliknya mengalami penurunan yang drastis.

Bahkan menurut penjelasannya saat ditemui Rabu (9/9/2020), dirinya yang sebelum masa pandemi dapat menjual 20 hingga 30 tanaman hias setiap harinya, kini hanya dapat menjual beberapa buah, bahkan tidak terjual satu pun.

Menurutnya, penjualan tanaman hias yang menurun ini selain disebabkan dampak dari Covid-19 yang membuat masyarakat tidak berani keluar rumah, juga terjadi karena minat sebagian masyarakat bukanlah pada tanaman hias ataupun pot bunga.

“Dengan adanya pandemi ini, sangat berdampak besar terhadap pendapatan usaha tanaman hias milik saya, terlebih dalam menggajih para pekerja disini yang berjumlah lima orang. Harapannya Pemerintah Daerah dapat membantu usaha kami sehingga dapat bertahan dimasa-masa sekarang ini,” ungkap Budi.

Adapun untuk tanaman hias yang dijualnya, Budi menjelaskan berkisar Rp25 ribu sampai harga tertinggi Rp750 ribu dengan tanaman yang paling banyak dicari berjenis Aglonema Red Sumatra. Selain bunga dan tanaman hias, stand usaha miliknya juga menjual aneka peralatan pendukung seperti pot bunga yang mulai dari harga Rp8 ribu sampai Rp15 ribu dan ada juga tanah pupuk dengan harga satu sak nya Rp10 ribu.(Heri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *