
Pulang Pisau -IB- Dihadapan menteri saat kunjungan kerja (Kunker) dan rombongan Gubernur Kalteng diwilayah Desa Gadabung dan Desa Belanti II, Bupati Pulang Pisau H. Edy Pratowo menyampaikan bahwa daerah tersebut panen padi sebanyak 2 kali dalam setahun. ia berharap dengan program food estate, penghasilan petaninya bisa lebih meningkat artinya bila program optimalisasi dikembangkan, Sabtu (27/06/2020)
Menigkatnya penghasilan itu kata Bupati bukan hanya di desa Gadabung dan Desa Belanti saja, tetapi juga mencakup desa – desa lainnya yangmana tadinya ada pertanyaan, panen padinya hanya mencapai 1,9 ton per hektar, nah dengan adanya program optimalisasi akan bisa lebih meningkat hingga mencapai 3 ton per hektar.
Bupati juga menyampikan seperti kunjungan menteri PUPR dan menteri Pertanian sebelumnya, rasa optimesme kedua menteri itu sama dengan yang diharapkan masyarakat kabupaten Pulang Pisau.
Cetak sawah juga lanjut Bupati nenyampaikan, pernah dikembangkan pada tahun 2018/2019. untuk dataran lahannya ada sebagian yang rendah sedangkan jaringan primernya lebih tinggi. kalau airnya pasang, maka airnya akan mudah masuk, tetapi apabila airnya surut maka airnya tidak bisa kembali, sehingga perlu ada rehabilitasi untuk saluran irigasi.
“Kemudian ada jaringan sekunder perlu teknologi yang lebih baik, mungkin dengan buka tutup, mungkin pula dipengaruhi masuknya air asin pada musim kemarau. apabila sistem pengairannya bisa dikelola dengan baik, hasilnya juga akan lebih baik” ungkap Bupati.
Atas nama penerintah kabupaten Pulang Pisau, Bupati berharap program ini nanti agar bisa dilaksanakan dan pihaknya memiliki komitmen dan semangat yang kuat untuk mensukseskan program ini, apalagi ini adalah program yang ditunggu masyarakat.
Sejak masuknya program transmigrasi pada tahun 1982/1983, Bupati sebutkan pula, tidak pernah adanya rehabilitasi saluran irigasinya, bila dilaksanakan rehabilitasi irigasinya termasuk Gubernur Kalteng telah memberikan bermanfaat buat masyarakat kabupateb Pulang Pisau. (Drt)

