KUALA PEMBUANG -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan terpilih dua(2)periode 2019-2024 ini mendukung
program pengembangan lahan pisang kepok yang berada di kecamatan Seruyan Hilir Timur, kabupaten Seruyan.
Anggota DPRD Seruyan Muhammad Aswin mengatakan program tersebut memang harus dilakukan mengiat Seruyan salah satu sentral penghasil pisang kepok yang berlimpah.
Menurutnya, hasil produksi petani kebun pisang kepok yang melimpah mampu mengekspor keluar daerah seperti Kotim dan Banjarmasin.
“Iya, Petani kita pernah ekspor hasil panen pisangnya. Namun tahun 2017 setelah kebun petani di serang virus fusarium yang menyerang tanahnya sehingga mengakibatkan petani harus menebang semuanya dan diseterilisasikan,” ungkapnya.
Akibatnya, para petani harus menunggu 2 tahun baru bisa tanam pisang kepok kembali, selama menunggu waktu tersebut petani dibolehkan menanam seperti tanaman palawija.
“Oleh karena itu, kami sangat mendukung program dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk memberikan pemahaman kepada petani bagaimana pencegaahan dan penanggulangan virus tersebut. Sebagai upaya menghidupkan lahan pisang kepok yang sempat terserang virus tersebut,” jelasnya.Red.(RUDIN)”:,

