
Caption : Ketua Komisi A DPRD Kobar, Muhammad Isro Wahyudin
Kotawaringin Barat, http://Inovasiborneo.co.id— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyerukan percepatan pelaksanaan program makan siang bergizi gratis bagi pelajar dan ibu hamil.
Program nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini dinilai strategis untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan sehat, khususnya di tingkat daerah.
Ketua Komisi A DPRD Kobar, Muhammad Isro Wahyudin, menekankan bahwa program ini sangat mendesak, terutama bagi keluarga kurang mampu.
“Pemenuhan nutrisi anak-anak dan ibu hamil dari keluarga berpenghasilan rendah harus menjadi prioritas utama. Ini merupakan langkah konkret dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat di Kotawaringin Barat,” jelas Wahyu, Senin (2/11/2024).
Wahyu menyoroti pentingnya program ini sebagai solusi jangka panjang untuk mencegah stunting sekaligus meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.
Ia menegaskan bahwa akses makanan bergizi adalah hak setiap anak, tanpa memandang status ekonomi keluarga.
“Anak-anak dari keluarga kurang mampu berhak mendapatkan nutrisi yang sama dengan anak-anak lainnya. Begitu pula ibu hamil, mereka perlu mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk memastikan kesehatan janin dan mencegah stunting sejak dini,” tambah Wahyu.
Ia juga mengingatkan bahwa program makan siang bergizi bukan sekadar inisiatif pemberian makanan gratis, tetapi merupakan investasi besar untuk menciptakan SDM yang cerdas dan sehat.
Dengan anak-anak yang tumbuh optimal, Indonesia dapat memiliki generasi yang lebih kompetitif di masa depan.
DPRD Kobar menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi program ini. Wahyu mendesak pemerintah daerah agar segera melakukan pendataan menyeluruh guna memastikan program tepat sasaran.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan fasilitas di sekolah dan dukungan logistik yang memadai.
“Kami di DPRD siap mendukung dari sisi penganggaran. Namun, pemerintah daerah harus memastikan segala persiapan berjalan lancar. Program ini tidak hanya membantu pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga dapat mendorong ekonomi lokal melalui kerja sama dengan petani dan penyedia bahan makanan di daerah,” ujarnya.
Menurut Wahyu, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, program makan siang bergizi gratis diharapkan menjadi langkah awal menuju Kotawaringin Barat yang lebih sehat dan sejahtera.(Firman Muliadi).

