KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Dalam rangka Hari Pangan Sedunia Tahun 2023 ini, Pemprov. Kalteng melalui Dinas Ketahanan Pangan menjual aneka sembako dengan harga di bawah harga pasar, yakni Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) senilai Rp55.000,00/5 kg, Beras Premium senilai Rp55.000,00/5 kg, Bawang Merah senilai Rp18.000,00/kg, Bawang Putih senilai Rp30.000,00/kg, Gula Pasir senilai Rp13.500,00/kg, Minyak Goreng Fortune senilai Rp14.000,00/Liter, Telor Ayam Ras senilai Rp45.000,00/tray, dan Cabai Rawit Merah senilai Rp55.000,00/kg.
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo selaku Plt. Menteri Pertanian RI menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo, yakni 640.000 ton Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) harus terbagi habis dalam tiga bulan, untuk 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sekda Prov. Kalteng H. Nuryakin hadiri GPM Serentak dalam rangka Peringatan Hari Pangan Sedunia Tahun 2023 secara virtual
“Presiden mempersiapkan dan memerintahkan kita semua untuk 200.000 ton Beras Komersial melalui Paguyuban Tani se-Indonesia juga harus dikerjakan. Selain itu, Presiden juga memerintahkan agar memenuhi pasar induk dengan Beras Cipinang yang tersedia 8.000-9.000 ton,” ungkapnya.
Untuk komoditas Gula, Presiden Joko Widodo meminta agar mempercepat realisasi bagi yang memenuhi kuota impor. “Untuk cabai rawit, Presiden meminta agar segera didistribusikan ke daerah-daerah yang defisit,” imbuhnya.
Menurutnya, jika inflasi terkendali maka daya beli masyarakat akan terus terjaga dan kesejahteraan dapat ditingkatkan. “Di Minggu kedua bulan Oktober ini, tiga komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga yaitu gula pasir, beras, dan cabai rawit,” sebutnya.
Turut hadir mendampingi Sekda Nuryakin, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng Riza Rahmadi serta Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait lainnya. Hadir pula secara virtual, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavia

