KALTENG—http://inovasiborneo.co.id-Kepala Bappedalitbang Prov. Kalteng Kaspinor dalam sambutannya mengatakan ada empat kegiatan utama proyek USAID SEGAR yaitu : Pertama, konservasi keanekaragaman hayati dan pengurangan; Kedua, memperkuat tata kelola lingkungan; Ketiga, Pelibatan sektor swasta untuk rantai pasok berkelanjutan, dan terakhir pemberdayaan masyarakat.
“Diharapkan kita dapat betul-betul memanfaatkan program SEGAR ini sehingga melalui dukungan program SEGAR target-target pembangunan dapat tercapai, yang bukan saja hanya pada bidang lingkungan hidup tetapi juga terhadap aspek ekonomi dan sosial.
Demikian pula dengan para pelaku usaha diharapkan juga dapat menemukan potensi-potensi kolaborasi dengan program SEGAR, agar operasional dapat menjadi bisnis yang berkelanjutan. Saya mewakili Pemprov. Kalteng kembali mengucapkan terima kasih kepada Bappenas dan USAID yang telah memercayakan Kalteng sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Proyek SEGAR” ungkap Kaspinor.

Peserta Workshop Perencanaan dan Sinergi Proyek USAID – SEGAR Tahun ke-2 Prov. Kalteng
Kaspinor menjelaskan, arah kebijakan pembangunan Prov. Kalteng pembangunan adalah “Akselerasi Ekonomi dan Sumberdaya Lokal dengan Peningkatan SDM Menuju Kalteng Sejahtera Dan Mandiri” dan prioritas Kalteng Tahun 2023 adalah mengoptimalkan penerapan e-government, peningkatan SDM aparatur, peningkatan kompetensi pegawai, dan peningkatan intensif aparatur untuk Kalteng Amanah.
“Hal ini dapat dilihat bahwa seluruh layanan pembangunan provinsi memerlukan koordinasi dari pemangku kepentingan, melalui pengintegrasian prioritas provinsi/program prioritas/kegiatan prioritas yang dilaksanakan dengan berbasis kewilayahan,” pungkas Kaspinor.(red*)

