Penerapan Protokol Kesehatan Menjadi Kebiasaan Hidup Sebagai Tuntutan Dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19.

KALTENG –http://Inovasiborneo.co.id-Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah menyampaikan press release perkembangan penanganan pandemi Covid-19, Minggu (13/2/2022). 


Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah melalui Satgas Covid-19 menyampaikan bahwa Vaksinasi COVID-19 untuk anak sudah dimulai sejak 30 Juni 2021 untuk usia 12-17 tahun dengan vaksin Sinovac atau Pfizer, dan pada 14 Desember 2021 untuk usia 6-11 tahun dengan vaksin Sinovac. 


Vaksinasi dilaksanakan di Puskesmas, RS, Pos Pelayanan Vaksin Sekolah, atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Tidak perlu persiapan khusus untuk vaksinasi, namun pastikan anak dalam kondisi sehat, upayakan tidur cukup 8-10 jam, dan sudah sarapan. Jika anak memiliki komorbid, pastikan sudah minum obat sebelum berangkat ke lokasi vaksinasi. 


Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah menghimbau agar selain dilakukan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan menjadi kebiasaan hidup sebagai tuntutan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Sebagian masyarakat telah patuh protokol kesehatan, namun masih saja ada sebagian lainnya yang kurang memiliki kesadaran untuk menerapkan prinsip 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.


Jumlah akumulasi data sampai dengan hari ini Minggu, 13 Februari 2022, pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah ada penambahan sebanyak 261 orang, sehingga total menjadi 48042 orang.

Pasien dinyatakan sembuh ada penambahan sebanyak 14 orang, sehingga total menjadi 45234 orang.   Dan   pasien   dinyatakan   meninggal dunia ada tidak ada penambahan, sehingga total tetap menjadi 1595 orang. Tingkat kematian (CFR) 3,4 %.


Kasus konfirmasi, ada penambahan sebanyak 261 orang, yaitu di Palangka Raya 130 orang, Katingan 13 orang, Kotim 12 orang, Kobar 18 orang, Lamandau 1 orang, Seruyan 4 orang, Pulpis 9 orang, Kapuas 53 orang, Gumas 14 orang, Barsel 2 orang, Bartim 4 orang, dan Barut 1 orang, sehingga dari semula sebanyak 47781 orang menjadi 48042 orang.  


Sembuh, ada penambahan sebanyak 14 orang, yaitu di Kobar 3 orang, Lamandau 3 orang, Seruyan 1 orang, Pulpis 1 orang, Kapuas 3 orang, dan Mura 3 orang, sehingga dari semula 45220 orang menjadi 45234 orang.

Dalam Perawatan, ada penambahan sebanyak 247 orang, sehingga dari semula 966 orang menjadi 1213 orang. Kasus Meninggal, tidak ada penambahan, sehingga tetap menjadi 1595 orang. Tingkat kematiannya (CFR) 3,3 %. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *