Kalteng -IB-Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran terus memaksimalkan perannya selaku Wakil Pemerintah Pusat, salah satunya dengan melakukan upaya-upaya untuk mengendalikan pandemi di wilayah Prov. Kalteng.
Selain memaksimalkan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Gubernur H. Sugianto Sabran juga melakukan terobosan-terobosan untuk menutup tahun 2021 dengan kondisi yang lebih baik.
Sektor ekonomi menjadi sektor yang sangat terpukul akibat pandemi. Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat menjadi hambatan utama untuk bangkit ditengah pandemi, namun tidak ada pilihan lain, perekonomian harus bangkit dan beradaptasi untuk dapat bertahan hidup berdampingan dengan Covid-19 yang masih mengintai ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
“Pemulihan ekonomi harus berjalan, satu sisi vaksinasi covid-19 harus segera tuntas, untuk itu saya meminta kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan, agar vaksin untuk Kalteng segera ditambah, supaya akhir Oktober 2021 vaksinasi di Kalteng tuntas” pungkas Sugianto.
Gubernur selalu tidak henti-hentinya meminta kepada Pemerintah Pusat supaya diberikan dosis vaksin untuk masyarakat Kalteng secepat mungkin. Laju percepatan vaksinasi rata-rata perhari 50.000-52.000 se-Kalteng.
Jumlah vaksinnya yang datang paling-paling 10.000 dosis, inilah jadi kendala. Kita juga tidak menyalahkan, kita bergantung distribusi vaksin dari Pusat dan Pemerintah Pusat juga minta dari donatur atau pengadaanya dari luar negeri”,
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan mendorong pertumbuhan UMKM, melalui pemanfaatan program PEN, pelatihan dan pendampingan.
Vaksinasi juga tidak luput dari perhatian Sugianto untuk mempercepat pemulihan Ekonomi dimasa pandemi, vaksinasi harus dilaksanakan setiap hari untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi.


