Realisasi Vaksinisasi DiKalteng Sebanyak 14.975 Atau Sebesar 64,78%

KALTENG-IB-Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah menyampaikan menghimbau agar selain dilakukan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan menjadi kebiasaan hidup sebagai tuntutan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Sebagian masyarakat telah patuh protokol kesehatan, namun masih saja ada sebagian lainnya yang kurang memiliki kesadaran untuk menerapkan prinsip 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Setiap harinya, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah selalu bertambah. Orang yang berisiko tinggi adalah mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid seperti hipertensi, diabetes, jantung, asma hingga gagal ginjal. Selain itu, orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah, berusia lanjut yakni di atas 60 tahun dan mereka yang mengalami obesitas atau berat badan berlebihan.

Perilaku sehat 4M menjadi upaya pencegahan yang sangat penting. Melalui strategi pencegahan Covid-19 oleh Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah Bidang Perubahan Perilaku difokuskan pada peningkatan kepatuhan 4M.Setiap orang harus mau dan mampu melakukan perubahan perilaku kepatuhan 4M sehingga dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah menyampaikan jumlah akumulasi data sampai dengan hari ini Selasa, 21 September 2021, pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah bertambah sebanyak 41 orang dengan total kasus mencapai 45845 orang. Penambahan pasien dinyatakan sembuh sebanyak 110 orang dengan total kasus mencapai 43658 orang. Dan pasien dinyatakan meninggal dunia  ada penambahan 1 orang sehingga total tetap menjadi 1552 orang atau dengan tingkat kematian Case Fatality Rate (CFR) 3,4 persen.

Data ini menunjukkan kepada kita semua bahwa sejak tanggal 12 Maret 2020 dimana kasus pertama kali yang terkonfirmasi positif Covid-19 sampai dengan saat ini, penambahan kasus konfirmasi baru selalu terjadi setiap hari di Kalimantan Tengah. 

Hal ini berpotensi terus terjadi jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah melihat kenyataan penyebaran Covid-19, dan tidak ada lagi yang berpikir bahwa ini merupakan sebuah konspirasi dan meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk terus mensosialisasikan ancaman Covid-19 sehingga seluruh masyarakat dapat menyadari ancaman Covid-19 dan secara sadar disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai suatu bentuk adaptasi kebiasaan baru dalam aktivitas sehari-hari.

Disampaikan perkembangan data Covid-19 yang kami himpun akumulasinya pada 21 September 2021 pukul 15.00 WIB sebagai berikut :

1.    Kasus konfirmasi, ada penambahan sebanyak 41 orang, yaitu di Palangka Raya 12 orang, Katingan 4 orang, Kotim 7 orang, Kobar 1 orang, Sukamara 1 orang, Pulpis 1 orang, Gumas 4 orang, Barsel 8 orang, Bartim 2 orang dan Mura 1 orang, sehingga dari semula sebanyak 45.804 orang menjadi 45.845 orang.

2. Sembuh, ada penambahan sebanyak 110 orang, yaitu di Palangka Raya 60 orang, Katingan 1 orang, Kotim 11 orang, Kobar 6 orang, Sukamara 5 orang, Pulpis 2 orang, Kapuas 4 orang, Gumas 1 orang, Barut 7 orang dan Mura 13 orang, sehingga dari semula 43.548 orang menjadi 43.658 orang.

3.    Dalam Perawatan, ada penurunan sebanyak 70 orang, sehingga dari semula 705 orang menjadi 635 orang.

4.    Kasus Meninggal, ada penambahan sebanyak 1 orang, yaitu di Palangka Raya 1 orang, sehingga dari semula 1.551 orang menjadi 1.552 orang. Tingkat kematiannya (CFR) 3,4 %.

5.    Keterpakaian Tempat Tidur pada RS (BOR), Tempat Tidur Intensif mengalami penurunan Tempat Tidur Terpakai (7,5%), sehingga dari 37,5% menjadi 30,0%, dimana ada 1 Kab/Kota yang BOR di atas 50% yaitu  Palangka Raya, sementara Tempat Tidur Isolasi mengalami penurunan Tempat Tidur Terpakai (0,4%), sehingga dari semula 9,4% menjadi 9,0%, dimana tidak ada Kab/Kota yang BOR di atas 50%.

6.    Capaian Target Vaksinasi, Target Vaksinasi Tahap I dan II sebesar 2.036.104, realisasi Vaksinasi Tahap I sebanyak 651.508 atau sebesar 32,00% dan Tahap II sebanyak 393.275 atau sebesar 19,32%, sementara Target Vaksinasi Tahap III untuk Tenaga Kesehatan sebesar 23.115, realisasi sebanyak 14.975 atau sebesar 64,78%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *