Pulang Pisau -IB- Akibat naiknya kedalaman air laut wilayah Pantai Sangiang, Papuyu III Desa Sei Pudak Kecamatan Kahayan Kuala, menyebabkan jebolnya tanggul pembatas yang dikerjakan sudah lama secara manual dan swadaya.

Menurut Keterangan Kepala desa Sei Pudak Imran, tanggul itu untuk menahan kedalaman air apabila disaat naik kedalamanya dari kebun yang ditanam dipesisir pantai seperti Kebun Palawija, Terung, Kacang Panjang, Lombok, Labu, dan semangka.
“Sebenarnya sudah dua kali Proposal diajukan kepada Dinas Pertanian dan Dinas PUPR Pulang Pisau pada tahun sebelumnya namun hingga sekarang belum ada tanggapan untuk memperkuat tanggul itu” ucapnya, Senin (01/06/2020)
Tambahnya menyampaikan, dampak dari jebolnya tanggul itu, sekitar 30 hektar tanaman yang sudah berbuah seperti yang diatas gagal panen dari hasil kebun masyarakatnya.
Sementara itu, dijelaskannya pula, kemaren minggu (31/05/2020) sudah ada dari pihak perusahan yang beroperasi diwilayah desanya yakni PT. Karya Luhur Sejati (KLS) melihat lokasi tangul yang jebol dengan panjang sekitar 8 kilo meter, lebar 1 meter dan tinggi 1 meter dan akan direhabilitasi.
“Pihak PT. KLS saya dengar dimintai Bupati Pulang Pisau agar untuk membantu” tutupnya.(drt/red*)

