PalangkaRaya, IB-Pemerintah Kalimantan Tengah (Kalteng) terus melakukan langkah-langkah untuk menghadapi Virus Corona (Covid-19) di Bumi Tambun Bungai. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kalteng Leonard S. Ampung selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng mengatakan, ada penambahan rumah sakit rujukan, yakni di Muara Teweh, Barito Utara untuk menampung pasien di wilayah Barito.
“Nanti kita akan tinjau ke sana. Bupati sudah menyiapkan dari sisi peralatan dan pendanaan. Kita akan pantau. Kalau masih kurang, kita dari Provinsi akan menyuplai ke sana,” ungkap Leonard pada konferensi pers di Media Center Covid-19 di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (19/3/2020).
Menurut Leonard, pihaknya akan meninjau rumah sakit di Sampit, Jumat (20/3/2020). Pihaknya juga akan meninjau Rumah Sakit Sultan Immanudin, bahkan Rumah Sakit Hanau di Kuala Pembuang, Seruyan.
Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng mencatat, jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah berkaitan dengan hingga saat ini mencapai 70 orang dengan ODP terbanyak berasal dari Kabupaten Kotawaringin Timur, yakni 23 orang.
Sedangkan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) berjumlah 22 orang, dengan hasil negatif Covid-19 sebanyak 10 orang, hasil positif Covid-19 nihil, dan menunggu hasil laboratorium sebanyak 12 orang.
Sebelumnya pada hari yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul menerima Himpunan Mahasiswa Muslim (HMI) Palangka Raya di Kantor Gubernur.
Organisasi pemuda tersebut menyerahkan bantuan masker untuk didistribusikan ke rumah-rumah sakit di Kalteng. Sebanyak 420 masker N95 akan didistribusikan untuk tenaga medis. Sedangkan 200 masker dibagikan kepada masyarakat.



