KALTENG http://inovasiborneo.co.id-Sahli Yuas Elko dalam keterangannya menyebutkan, sesuai paparan BPS Kalimantan Tengah berada pada urutan ke 17 inflasi terendah di Indonesia yakni sebesar 0,18%, “hal ini patut kita disyukuri bersama karena inflasi Kalteng masih aman dan cukup terkendali, namun kita tidak boleh lengah terutama menjelang hari besar”, sebut Yuas.
Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan menyampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi bersama Mendagri RI secara virtual dari ruang Rapat Bajakah, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya (Senin, 25/11/ 2024).

Mendagri RI saat pimpin Rakor Pengendalian Inflasi
Selain itu perlu mencermati juga kersediaan stok menjelang Natal dan Tahun Baru terutama bahan kebutuhan pokok, selain itu gerakan pasar murah harus tetap dilanjutkan, “dan mudah-mudahan stok kita cukup”, katanya.
Dikatakan pula, bahwa komoditas yang dijual oleh BPS adalah bawang merah, bawang putih, minyak goreng, daging ayam ras dan telur ayam ras, sedangkan beras relatif stabil, maka berdasarkan pengamatan BPS bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai froxy inflasi, pada minggu ketiga November 2024 terjadi di NTB sebesar 1,20% dan Jogjakarta 0,91% sehingga perlu mendapat ketegangan dan intervensi daerah.
Tampak hadir pada Rakor tersebut, mewakili Forkopimda Prov. Kalteng, mewakili instansi vertikal, dan mewakili sejumlah Kepala OPD Pemprov. Kalteng terkait.

