Palangka Raya – http://inovasiborneo.co.id-Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 bersama Menteri Dalam Negeri RI dari Ruang Rapat Bajakah, LT. II Kantor Gubernur Kalteng, Senin (11/11/2024). Rapat Koordinasi dipimpin oleh Plt Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir.

Plt Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir saat pimpin Rakor
Saat pimpin rakor, Plt Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menekankan agar fokus pada penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) agar dari Minggu ke Minggu tidak terjadi perubahan.
Pudji Ismartini menjelaskan, harga bawang merah sampai dengan M1 November 2024 naik sebesar 11,26% dibanding Oktober 2024 dimana jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan harga bawang merah pada M1 November 2024 bertambah dibanding minggu sebelumnya, harga daging ayam ras sampai dengan M1 November 2024 naik sebesar 1,83% dibanding Oktober 2024 dimana jumlah jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan harga daging ayam ras pada M1 November 2024 berkurang dari minggu sebelumnya tercatat daging ayam ras mengalami kenaikan harga di 51,67% wilayah di Indonesia, harga minyak goreng sampai dengan M1 November 2024 naik sebesar 0,55% dibanding Oktober 2024 dimana jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan harga minyak goreng pada M1 November 2024 berkurang dibanding minggu sebelumnya, dan harga bawang putih sampai dengan M1 November 2024 naik sebesar 0,90% dibanding Oktober 2024 dimana jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan harga bawang putih pada M1 November 2024 bertambah dibanding minggu sebelumnya.
Sahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko usia menghadiri rakor secara virtual mengingatkan kembali kepada Perangkat Daerah yang masuk dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalteng agar menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya masing-masing.
“Perhatikan minyak goreng, bawang putih, bawang merah agar tidak berada diatas HET”, tutur Yuas Elko.
Rakor dihadiri secara virtual dari tempat masing-masing diantaranya Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan di Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa, Deputi Kepala Staf Kepresidenan Edy Priyono, Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Kementerian Perdagangan Bambang Wisnubroto, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Indonesia Andi Muhammad Aidil Fitri, Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG Epi Sulandari, Kepala Satgas Pangan Polri serta Gubernur/ Bupati/ Walikota se Indonesia. Tampak hadir di Ruang Rapat Bajakah yakni mewakili Forkopimda Prov. Kalteng, mewakili instansi vertikal, dan mewakili sejumlah Kepala OPD terkait

