KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Kegiatan Jambore UMKM Wilayah Tengah Tahun 2023 ditargetkan diikuti 5.000 Pelaku Usaha UMKM.Namun, dikarenakan kegiatan ini berbarengan dengan event UCI MTB Eliminator World Championship 2023 dan Betang Expo, maka jumlah peserta cukup membludak melebihi target.

Sekda Nuryakin menyambut antusiasme peserta ini, namun berharap peserta dapat berlaku tertib. “Jaga ketertiban kita, jaga keamanan kita, sehingga acara bisa berlangsung dengan baik. Untuk panitia, untuk hal-hal yang bersifat administratif, kita hentikan dulu agar semua bisa mendengarkan materi dan UMKM bisa maju,” pinta Sekda Nuryakin.
Di sela kegiatan selepas acara pembukaan, Ketua Tim Penggerak PKK Ivo Sugianto Sabran berkesempatan menyapa para pelaku UMKM yang hadir di GOR Indoor Stadion Tuah Pahoe hari ini. Ivo juga secara simbolis menyerahkan 20.000 paket bantuan produktif bagi UMKM di Bumi Tambun Bungai.
Kegiatan Jambore UMKM ini juga bertujuan untuk memberikan pencerahan motivasi usaha untuk mendukung kesuksesan UMKM di daerah dengan mewujudkan Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI). “Gerakan Bangga Buatan Indonesia Produk lokal harus digalakkan lebih masif, sehingga gairah masyarakat membeli produk lokal kian bangkit dan tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,”
Wagub Edy Patowo menyampaikan pemberdayaan 121.458 UMKM.di Provinsi Kalteng memerlukan kontribusi sinergis dari berbagai lembaga, seperti BUMN, perbankan, dan biro/agen jasa. “Sinergi antar lembaga ini diharapkan akan membawa kebermanfaatan yang lebih luas dan memberikan multiplier effect untuk UMKM naik kelas dan go digital,”.

