KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Nuryakin dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini, antara lain menjembatani keterhubungan antara UMKM dalam berbagai bidang dengan pelaku usaha; meningkatkan wawasan, pengalaman, dan kapasitas SDM pelaku UMKM; serta memberikan pemahaman tentang kewirausahaan dan strategi transformasi menuju UMKM modern berbasis digital.

Adapun Materi utama yang diangkat dalam rangkaian kegiatan Jambore UMKM ini adalah seputar Tranformasi UMKM berbasis go digital dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi UMKM.
Untuk itu, kegiatan ini pun menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalteng dan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalteng, serta Prof. Dr. Ibnu Elmi A.S. Pelu, S.H., M.H. selaku Motivator.
Kegiatan Jambore UMKM Wilayah Tengah Tahun 2023 ditargetkan diikuti 5.000 Pelaku Usaha UMKM. Namun, dikarenakan kegiatan ini berbarengan dengan event UCI MTB Eliminator World Championship 2023 dan Betang Expo, maka jumlah peserta cukup membludak melebihi target.
Sekda Nuryakin menyambut antusiasme peserta ini, namun berharap peserta dapat berlaku tertib. “Jaga ketertiban kita, jaga keamanan kita, sehingga acara bisa berlangsung dengan baik. Untuk panitia, untuk hal-hal yang bersifat administratif, kita hentikan dulu agar semua bisa mendengarkan materi dan UMKM bisa maju,” pinta Sekda Nuryakin.
Di sela kegiatan selepas acara pembukaan, Ketua Tim Penggerak PKK Ivo Sugianto Sabran berkesempatan menyapa para pelaku UMKM yang hadir di GOR Indoor Stadion Tuah Pahoe hari ini. Ivo juga secara simbolis menyerahkan 20.000 paket bantuan produktif bagi UMKM di Bumi Tambun Bungai.

