
Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo bersama Ketua Harian Pengurus Besar PERCASI H. Agustiar Sabran saat menyaksikan permainan catur
KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Pra-PON Catur Putra Zona Kalimantan dan Bali diikuti oleh enam provinsi yaitu Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimanatan Utara, Kalimantan Barat, dan Kalteng sebagai tuan rumah.
Pra-PON Catur Putra Zona Kalimantan dan Bali Tahun 2023, dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (31/8/2023).
Wagub H. Edy Pratowo saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng menyampaikan menjadi kebanggaan sekaligus kehormatan bagi Prov. Kalteng mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggaraan event PRA-PON ini, di mana telah berkumpul atlet-atlet catur putra terbaik dari berbagai Provinsi di wilayah Kalimantan dan Bali.
Total Kontingen sebanyak 63 orang, total peserta open turnamen sementara berjumlah 222 orang, peserta Penataran Wasit Catur berjumlah 25 orang. Jumlah peserta yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini yaitu berjumlah 310 orang.
Kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI Dapil Kalteng sekaligus Ketua Harian Pengurus Besar PERCASI H. Agustiar Sabran, Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin, Para Pengurus KONI Pusat dan PB PERCASI, Kepala Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal, Jajaran Pengurus Provinsi PERCASI Kalteng dan juga dari regional Kalimantan dan Bali, Pengurus KONI beserta Organisasi Cabang Olahraga Prov. Kalteng serta Tokoh-tokoh, Praktisi Olahraga dan atlet-atlet Pra-PON Catur Putra Zona Kalimantan dan Bali.
Momentum kejuaraan PRA PON ini hendaknya dapat menjadi penyemangat untuk bersama-sama membangkitkan prestasi olahraga, terutama catur. Kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi kuat seluruh stakeholders keolahragaan, dengan mengedepankan pembinaan sejak dini dan berkelanjutan”, imbuhnya.
Lebih lanjut disampaikan, event PRA PON Catur Putra Zona Kalimantan dan Bali ini juga diharapkan dapat sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat, seperti pedagang kecil dan UKM, serta mempromosikan tempat wisata dan kuliner khas Kalteng, khususnya di Kota Palangka Raya.

