PALANGKA RAYA-http://Inovasiborneo.co.id-. Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy. Pratowo didampingi Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Prov. Kalteng Ivo Sugiarto Sabran menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi (Rakor) TPPS dan Rembuk Stunting Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023, Kamis (3/7/2023) di Aula Bappedalitbang Prov. Kalteng.

Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakan Wagub disampaikan bahwa Program Percepatan penurunan stunting menjadi salah satu program prioritas di provinsi Kalimantan tengah. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah yaitu mewujudkan kesejahteraan segenap masyarakat menuju Kalimantan Tengah makin BERKAH (bermartabat, elok, religius, kuat amanah dan harmonis) melalui percepatan pembangunan sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berdaya saing.
Pada kesempatan itu Edy Pratowo juga mengungkapkan pencapaian prevalensi stunting di Kalteng pada tahun 2022 sebesar 26,9% mengalami penurunan 0,5% dari tahun 2021 sebesar 27,4%. Dimana terjadi kecenderungan daerah yang tadinya prevalensi stuntingnya tinggi bisa menurun cukup signifikan seperti Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Barito Timur. Selain itu ada juga beberapa Kabupaten mengalami peningkatan prevalensi stunting diantaranya Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Seruyan.
“Tentunya hal ini menjadi perhatian kita bersama bahwa memerlukan kerja yang lebih keras lagi dalam penurunan stunting. Perlu komitmen yang kuat dan implementatif dalam program PPS sehingga target prevalensi stunting Kalimantan Tengah sebesar 15,38 persen pada tahun 2024 dapat tercapai,” katanya.
Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam Percepatan Penurunan Angka Stunting, serta sebagai implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Maka Gubernur Kalteng mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 188.44/106/2023 Tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023-2024 yang melaksanakan fungsi dalam mengkoordinasikan, mengsinergikan dan melakukan pemantauan, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan program-program percepatan penurunan stunting.
“Saya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah memberikan kerja-kerja nyatanya untuk pencegahan dan percepatan penurunan stunting provinsi Kalimantan tengah. Saya juga berharap melalui pelaksanaan Rapat koordinasi dan rembuk Stunting ini, Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan Tengah dan pihak-pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program percepatan penurunan stunting, dan evaluasi capaian indikator untuk mengidentifikasi dan mencari solusi atas berbagai kendala dan hambatan yang ditemui di lapangan beserta dengan rekomendasi-rekomendasi yang harus dilakukan dalam upaya mengejar target dari semua indikator percepatan penurunan stunting,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu juga dilakukan pembacaan Komitmen Bersama yang dilanjutkan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama oleh Wagub Kalteng, Sekretaris Utama BKBBN Pusat, Ketua TP-PKK Prov. Kalteng, Kepala Bappedalitbang Prov. Kalteng, Perwakilan Forkompinda.
Hadir dalam kegiatan Rakor Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III, Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Bapak Wahyu Suharto,SE, MPA; Sekretaris Utama BKKBN Pusat selaku Ketua Sekretariat PPS BKKBN Pusat, Bapak Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Si; Ketua TP-PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah/ mewakili; Kepala Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal yang tergabung dalam TPPS Provinsi Kalimantan Tengah; Perangkat Daerah anggota TPPS dan perwakilan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.

