Palangka Raya:http://inovasinorneo.co.id– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan menyekolahkan kurang lebih 52 orang ke jenjang pendidikan dokter spesialis. Sebagian dari mereka nantinya akan mengisi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di rumah sakit tipe B yang akan dibangun Pemprov di wilayah barat Kalteng.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mengatakan selain untuk memenuhi kebutuhan SDM di rumah sakit tipe B di Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan, dokter spesialis juga akan mengisi kebutuhan SDM di RSUD Doris Sylvanus dan RSJ Kalawa Atei.
Menurutnya, jumlah 52 orang bisa berubah. Apabila nanti ada dokter yang berkeinginan mengambil spesialis dan sesuai dengan kebutuhan organisasi, maka Dinas Kesehatan Kalteng akan memfasilitasi untuk biaya pendidikannya.kamis,8/12/2022.
“Dinas Kesehatan menyediakan anggaran beasiswa untuk pendidikan spesialistik tetapi tidak hanya di Hanau karena kita juga membiayai pendidikan spesialistik untuk spesialisasi atau sub spesialistik yang belum ada di RSUD Doris termasuk di RSJ.
Jadi memang anggarannya di Dinas Kesehatan karena membawahi beberapa unit gitu ya bukan hanya khusus di rumah sakit. Ada kurang lebih 52 orang yang akan kita berangkatkan sampai tahun 2024,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng menambahkan untuk penyediaan alat kesehatan di Rumah Sakit Tipe B di Hanau, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementrian Kesehatan. Suyuti mengatakan RS milik Pemprov Kalteng yang akan dibangun di wilayah barat ini akan menjadi lokus prioritas rumah sakit pengembangan layanan jantung, infeksi, ginjal, stroke dan beberapa layanan lain.
Suyuti Syamsul mengatakan desain rumah sakit tipe B memang disiapkan Dinas Kesehatan namun untuk pembangunan fisik dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, rencana awalnya akan dilakukan peletakan batu pertama (ground breaking) RS Tipe B di Hanau Kabupaten Seruyan pada Senin 12 Desember 2022, namun terpaksa ditunda menjadi tanggal 19 Desember 2022 karena Gubernur Kalteng Sugianto Sabran harus menghadiri pernikahan Kaesang, putra Presiden Joko Widodo.

