KALTENG http://Inovasiborneo.co.id-Pemprov Kalteng dan TPID telah menggelar rapat-rapat dengan TPID dan Bupati/Walikota se-Kalteng, menerbitkan regulasi terkait pengawasan pendistribusian LPG, operasi pasar dan pasar penyeimbang sebanyak 229 kali di 14 kab/kota, pembagian paket pasar murah sampai dengan Desember 200 ribu paket.

Untuk jangka panjang Pemprov melakukan kerjasama antar daerah guna menjaga pasokan dengan substitusi lokal khususnya komoditas cabai dan beras karau.
“Saya rasa sudah komprehensif upaya yang dilakukan, rapat intensif dengan kabupaten/kota untuk mengetahui masalah di daerah. Terima kasih untuk langkah-langkah komprehensif Pemprov Kalteng,” ucap Mendagri.
Dalam Rakor mingguan yang diikuti Gubernur Bupati/Walikota se-Indonesia ini Mendagri menyampaikan angka inflasi nasional relatif dapat dikendalikan dan menurun menjadi 5.42 persen pada November 2022 dari sebelumnya 5.71 persen.
Dua komoditas penyumbang terbesar inflasi adalah makanan/minuman dan tembakau dan transportasi. “Hal ini berkat kerja yang sangat baik antara TPID pusat dengan intervensinya dan TPID seluruh daerah,” kata Mendagri. (Red)

