DAMPAK GEMPA DICIANJUR KORBAN WAFAT 62 DAN 2.272 RUMAH RUSAK BERAT

Jawa Barathttp://inovasiborneo.co.id-Cianjur Berduka Korban Gempa Cianjur akibat tertimpa bangunan dan ambruknya atap rumah dari Gempa yang terasa besar dengan luka luka berat mencapai 800 orang dan terdapat juga anak anak mengalami hal sama

Jalan raya penghubung kota Bogor menuju Cianjur juga mengalami longsor sehingga memutuskan arus lalu lintas dan sangat memerlukan peralatan berat untuk membuka akses jalan dalam waktu lama.

Beberapa Pondok Pesantren juga mengalami kerusakan. Empat Gedung Pemerintah mengalami rusak berat.

Sampai sore ini seluruh Puskesmas Di Cianjur di banjiri pasien yang membutuhkan pertolongan dan pengobatan akibat luka luka berat.

Jaringan listrik di Cianjur banyak padam karena gardu listrik mengalami kerusakan yang membutuhkan waktu lama untuk kembali normal.

Karena banyaknya rumah yang rubuh dan sebagian mengalami rusak berat maka masyarakat Cianjur membutuhkan DAPUR UMUM akibat tidak bisa memasak lagi

BMKG mengungkap penyebab gempa 5,6 berpusat di Cianjur terasa kuat mengguncang hingga di Jakarta. Kepala BMKG Dwikorita menyebut gempa tersebut diduga akibat dari pergerakan Sesar Cimandiri.

“Diduga ini merupakan pergerakan dari Sesar Cimandiri, jadi bergerak kembali,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Senin (21/11/2022).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan korban jiwa akibat gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat kini menjadi 62 orang.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut jumlah korban jiwa itu berdasarkan data per pukul 19.34 WIB, Senin (21/11).

“Data terakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin (21/11) pukul 19.34 WIB mencatat 62 orang meninggal dunia,” kata Abdul mengutip siaran pers.

Daerah yang paling parah akibat gempa data sementara Di tiga kecamatan, merupakan yang terdampak agak parah yaitu Kecamatan Cilaku Desa Rancagoong, selanjutnya Kecamatan Cianjur Desa Limbangansari, dan Kecamatan Cugenang, Cianjur dan masih terus dalam pendataan sore ini Senen 21/11/2022.

Dia menyampaikan saat ini juga masih ada 25 orang yang masih tertimbun runtuhan bangunan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Lalu ada 5.389 warga di berbagai wilayah Cianjur yang mengungsi.

“Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada warga di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya untuk mengungsi apabila dirasa rumahnya masih belum aman dari bahaya gempa bumi,” kata Abdul.

Mengenai kerusakan bangunan, sebanyak 2.272 rumah rusak, 1 unit pondok pesantren rusak berat, 1 RSUD Cianjur rusak ringan, 4 unit gedung pemerintah rusak, 3 unit sarana pendidikan rusak, 1 unit sarana ibadah rusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *