KALTENGhttp://Inovasiborneo.co.id-Peringatan Harjad Pemerintah Kota Palangka Raya ke–57 dan Harjad Kota Palangka Raya ke-65 Tahun 2022 mengusung Tema “Bangkit dan Berakhlak Untuk Mewujudkan Palangka Raya Yang Maju, Rukun dan Sejahtera”.
Upacara dihadiri oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Wakil Kita Palangka Raya Hj. Umi Mastikah, Bupati se-Kalteng, Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Unsur Forkopimda Kota Palangka Raya, Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Para Asisten, Staf Ahli Pemerintah Kota Palangka Raya, Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Kota Palangka Raya, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta Kalteng, Pimpinan Perbankan di Kalteng, Ketua Organisasi Agama, Organisasi Sosial dan Organisasi Kemasyarakatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda
Wagub H. Edy Pratowo saat membacakan amanat Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi serta terima kasih kepada Pemerintah Kota Palangka Raya dan seluruh masyarakat Kota Palangka Raya karena telah berpartisipasi dalam membangun dan memajukan Kota Palangka Raya yang dicintai ini.

Edy Pratowo mengatakan walaupun ditengah pandemi COVID-19 yang melanda secara berkepanjangan, pembangunan yang telah dilaksanakan bersama antara Pemerintah Kota Palangka Raya dan seluruh masyarakat Kota Palangka Raya tetap bertahan dan menunjukkan berbagai perubahan.
Hal tersebut antara lain ditunjukkan dengan adanya beberapa aspek kesejahteraan masyarakat dengan indikator sebagai berikut. Pertama, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Kota Palangka Raya Tahun 2021 sebesar 19,65 Trilyun Rupiah sedikit turun dibandingkan pada tahun 2020 sebesar 18,28 Trilyun Rupiah. Diantara Produk Dometik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Tingkat Prov. Kalteng, Kota Palangka Raya termasuk tiga besar bersama Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kedua, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2021 sebesar 80,82 Persen ada kenaikan 0,05 Persen pada capaian IPM tahun 2020 sebesar 80,77. Berdasarkan Data tahun 2021, dari 14 kabupaten/kota di Kalteng yang masuk kategori IPM sebanyak 7 kabupaten dan Kota Palangka Raya masuk kategori sangat tinggi.
IPM tersebut terdiri dari komponen kesehatan (angka harapan hidup), pendidikan (angka harapan lama sekolah), serta ekonomi masyarakat (pengeluaran per kapita yang disesuaikan). Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya, meskipun ditengah kondisi pandemi COVID-19.
Hal tersebut ditunjukkan dengan sejumlah kegiatan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dilakukan sehingga berdampak pada naiknya angka IPM.Smart Environment, Smart Society dan Smart Economy.

Ketiga, Rata – rata lama Sekolah (RLS) di Kota Palangka Raya mengalami peningkatan sebesar 0,01 dari tahun sebelumnya. Pada Tahun 2021, RLS Kota Palangka Raya sebesar 11,53 Tahun dibandingkan Tahun 2020 sebesar 11,52 Tahun. RLS Kota Palangka Raya lebih tinggi dibandingkan dengan RLS Kalteng pada Tahun 2021 sebesar 8,64. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki rata – rata lama sekolah hingga jenjang Pendidikan SMA Kelas III.
Keempat, Pendidikan di Kota Palangka Raya mengalami perkembangan yang ditunjukkan dengan angka harapan lama sekolah dan RLS. Harapan Lama Sekolah Kota Palangka Raya Tahun 2021 sebesar 14,96 Tahun meningkat 0,01 dari Tahun 2020 yaitu sebesar 14,95 Tahun.
Kelima, harapan hidup Kota Palangka Raya mengalami peningkatan sebesar 0,03 dari tahun sebelumnya. Umur harapan hidup Kota Palangka Raya di tahun 2021 sebesar 73,24 Hal ini disebabkan karena perbaikan sarana prasarana fasilitas kesehatan diiringi dengan penambahan sumber daya kesehatan baik dokter, tenaga medis, dan lainnya sehingga mampu meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Terakhir, nilai tukar petani (%) Kota Palangka Raya Tahun 2021 sebesar 104,55% meningkat dibandingkan pada Tahun 2020 yaitu sebesar 98,98%. Dimana nilai tukar petani merupakan produksi untuk mengukur daya beli atau daya tukar hasil produksi terhadap biaya kebutuhan konsumsi dan produksi rumah tangga petani produsen termasuk peternak dan nelayan.
Disampaikan juga berbagai kemajuan pembangunan yang telah dicapai, berbagai prestasi juga dapat diraih oleh Kota Palangka Raya, antara lain mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI 6 (enam) kali berturut-turut, pencapaian Predikat B Indeks Pelayanan Publik, indeks inovasi daerah cukup inovatif, meraih Predikat B dari Kemenpan RB atas Implementasi Pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta piagam Penghargaan BKN Award Tahun 2021.
“Pemerintah Kota Tipe B Peringkat II kategori 5 dalam Komitmen Pengawasan dan Pengendalian serta beberapa capaian kinerja lainnya yang masih bisa kita pertahankan walaupun dimasa pandemi. Semua keberhasilan yang telah dicapai ini, hasil perjuangan pemerintah semata, tetapi keberhasilan ini adalah hasil sinergi antara pemerintah dengan masyarakat”, tutupnya.

