http://Inovasiborneo.co.id–Belantikan Raya – Memasuki hari ke-14 pada Ramadan 1443 H/2022 M Pemprov. Kalteng melaksanakan Safari Ramadan di Kab. Lamandau, yang dipusatkan di Masjid Ryadus Sholihin, Desa Batu Slipi, Kec. Belantikan Raya, Sabtu (16/4/2022) sore.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng Katma F. Dirun serta didampingi Karo Pengadaan Barang Jasa Setda Kalteng Suharno dan Sekretaris Dinas Kominfosantik Prov. Kalteng Rommy V. Koetin.
Safari Ramadan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Camat Belantikan Raya Hendroplin Minsen Djaliwan. Dalam sambutannya, Hendroplin menyampaikan bahwa kondisi kecamatan di Belantikan Raya ini dengan lintas sektoral dengan lintas suku dalam keadaan rukun damai saling kompak untuk kemajuan Kec. Belantikan Raya.
“Saya mengajak lapisan masyarakat apapun perayaannya apapun agamanya, kita bersama-sama selalu bergembira selalu mengucap syukur kepada Tuhan karena saudara kita melaksanakan bulan suci Puasa Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat,” ujarnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng Katma F. Dirun secara simbolis menyerahkan bingkisan berupa sarung
Hendropolin juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Pemprov. Kalteng dan Pemkab. Lamandau karena sudah melaksanakan Safari Ramadan di Desa Batu Slipi.
Sementara itu, Bupati Lamandau H. Hendra Lesmana dalam arahannya mengatakan bahwa upaya untuk meningkatan iman dan ketaqwaan menjadikan poin penting di dalam visi-misi Bupati. Aman dan tertibnya suatu daerah menjadi kata penting di dalam upaya untuk membangun suatu daerah.
“Seperti yang disampaikan bapak Camat Belantikan Raya, bahwa jumlah populasi di Lamandau lebih banyak non muslim daripada yang muslim. Namun alhamdulilah bahwa kerukunan umat beragama di Kec. ini terjaga baik,” tutur Hendra.
Hendra berpesan dalam upaya untuk menciptakan keamanan bisa dari internal diri kita sendiri dalam hal ini kaum umat muslimin. Bahwa ukhuwah islamiyah yang menjadi ajaran kita juga untuk bisa bagaimana sesama kaum muslim untuk bisa saling tenggang rasa, menghormati, kompak yang muaranya juga bagaimana tercipta juga ukhuwah wathaniyah.


