Sidoarjo – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Prov. Kalteng H. Darliansjah mengunjungi Pabrik Pakan Ikan PT. Central Proteina Prima di Sidoarjo Jawa Timur, Sabtu (26/3/2022).
Kunjungan ini dalam rangka studi banding persiapan pembangunan kebun udang (Kawasan Tambak Udang Vaname ) di Sei Raja, Kabupaten Sukamara dan kebun udang besar di UPT. Perikanan Budidaya Air Payau Ujung Pandaran, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Pada kesempatan ini Kadislutkan Prov. Kalteng beserta rombongan diterima secara langsung oleh General Manager Marketing PT. CP Prima M. Zainul Abidin di ruang meetingnya. Dalam kunjungan ini dibahas mengenai percepatan dan pengelolaan kawasan shrimp estate dan millenial shrimp estate yang segera direalisasikan pembangunannya tahun ini.
Saat membahas millenial shrimp estate , pasti pembuatan kolam dengan teknik kolam bundar tipe diameter 16. Selain itu, Kadislutkan bersama tim juga mempelajari perhitungan tendon dan bak treatment air yang akan digunakan serta besaran IPAL yang akan dibuat untuk membangun kolam budidaya dengan diameter 16 sebanyak 10 unit .

Kadislutkan Prov. Kalteng H. Darliansjah saat mengonstruksi tentang perkebunan udang dengan GM Marketing PT. Central Proteina Prima Sidoarjo M. Zainul Abidin, Sabtu (26/3/2022)
Pembahasan mengenai saluran udara yang masuk dari laut menuju ke saluran tendon, jenis pompa, besaran pipa dan kinsir yang digunakan, daya listrik yang diperlukan, serta peralatan lainnya. Dibahas pula tentang analisa produksi dan analisa penjualan, dimana perkiraan BEP ( Break Event Point ) dari millenial shrimp estate ini cukup bagus, sekitar 2 sampai 3 tahun sehingga dapat diterapkan di UPT. PBAP Ujung Pandaran.
Darliansjah saat dihubungi mengatakan, “Banyak hal yang dapat kami pelajari di sini, dimana kadang kala perhitungan salah dapat terjadi dalam pembangunan kolam, tetapi untuk tendon dan bak pengobatan dapat mengakibatkan tendon dan pengobatan malah tidak bermanfaat sehingga tidak efektif dan efisien dalam penggunaannya, bahkan dapat mengakibatkan pembangunan kembali apabila perhitungannya diabaikan. Hal-hal semacam ini yang harus kita hindari.”
Mengenai pembangunan perkebunan udang di Kabupaten Sukamara, dibahas bersama cara pengelolaan perkebunan udang dan juga langkah-langkah yang harus dilakukan saat pembangunan perkebunan udang yang dimulai pada bulan April.
Beberapa hal yang pasti antara lain segera membuat struktur perkebunan udang sehingga pada waktu pembangunan nanti akan berdampak baik pada struktur bangunannya.
Diharapkan adanya bantuan tenaga teknis dari PT. CP Prima Sidoarjo yang akan ditempatkan di lokasi ini nantinya dapat memberikan gambaran dan analisa pada pihak yang mengerjakan pembangunan, sehingga tidak menjalankan aturan dan tepat sasaran.

