
https://inovasiborneo.co.id -Pulang Pisau- Vaksinasi bagi remaja usia 12-17 tahun di Kabupaten Pulang Pisau telah berjalan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan kabupaten Pulang Pisau dr Pande Putu Gina mengungkapkan sasaran vaksinasi Covid-19 untuk remaja sebanyak 13.607. Sedangkan dari jumlah tersebut yang sudah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 282 remaja.
Vaksinasi untuk remaja ini, kata Pande, dilakukan secara bertahap. Karena untuk remaja vaksin yang digunakan harus Sinovac, tidak boleh yang lain, Apakah itu Moderna atau AstraZeneca. Adapun untuk vaksin Sinovac, jumlahnya masih terbatas.
“Kami masih fokus untuk vaksinasi tahap dua. Kalau vaksinasi tahap dua sudah selesai dan vaksin sudah datang, baru kita alihkan untuk vaksinasi dosis kedua,” ucapnya, kata saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (02/09/2021).
Vaksinasi bagi remaja atau pelajar lanjutnya mengatakan, dilakukan secara bertahap. Pande mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah terkait hal itu. Untuk pelajar akan diprioritaskan dan bagi pelajar SMA sederajat, itu sudah pihaknya kirimkan datanya.
“ Sasaran untuk pelajar SMA sederajat, termasuk MAN 1538 siswa. Nanti, dari prioritas sasaran pelajar tersebut akan diutamakan yang di wilayah perkotaan,” ungkap Pande.
Pande menambahkan, bagi pelajar yang di luar kota nanti bisa melakukan pendaftaran di fasilitas kesehatan terdekat atau di pemerintah desa setempat. Nanti kalau data pelajar yang akan divaksin sudah terkumpul, pihaknya akan distribusikan vaksin. adapun dosis yang diberikan kepada pelajar tidak ada bedanya dengan penerima vaksin lainnya, yakni untuk dosis pertama 0,5. Sedangkan rentang waktunya minimal 28 hari. Sebelum 28 hari tak boleh divaksin dosis dua.
Selain itu Pande katakan pula, Pelajar yang akan menjalani vaksinasi juga akan menjalani screening terlebih dahulu. Di antaranya akan diperiksa kondisi kesehatannya, termasuk apakah ada penyakit bawaan dan lain – lain.
Bagi pelajar yang pernah dinyatakan positif Covid-19, baru boleh divaksin setelah tiga bulan. Sedangkan yang sempat kontak erat, namun dinyatakan negatif maka yang bersangkutan bisa mendapat vaksin setelah 14 hari. Selanjutnya yang pernah menerima vaksin lain, misalnya vaksin hepatitis, baru boleh divaksin setelah empat minggu.
“ Sebenarnya vaksin Sinovac, Moderna atau AstraZeneca sama. Hanya beda cara kerja dan metode pembuatan vaksin. Terkait efek samping, tergantung kondisi individual. Ada yang reaksi keras ada yang tidak. Untuk itu, sebelum vaksin harus istirahat yang cukup,” tandasnya.

