https://www.inovasiborneo.co.id -Pulang Pisau- Program Food Estatet memasuki tahun ke-Dua yang di canangkan pemerintah pusat diwilayah kabupaten Pulang Pisau untuk ketahanan pangan nasional butuh kerjasama yang baik.
Seperti apa yang dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian kabupaten Pulang Pisau Slamet Untung Rianto, Keterlibatan semua pihak untuk mensukseskan program Food Estate memasuki tahun ke-Dua berjalan ini, sudah barang tentu harus saling bersinergi dengan baik, baik itu antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Darah Kabupaten dan para petani itu sendiri.
“ Tentunya kata – kata sinergis itu harus ditelaah dengan baik, seperti proses koordinasinya, proses pelaksanaannya baik itu berupa tentang poroses pelaksanaan pengadaan harus tepat waktu dan sebagainya ”, ujarnya, Rabu (15/06/2021).
Program food estate ditahun kedua sedang berjalan ini katanya meneruskan, untuk program kegiatan ada 2 yaitu yang pertama program intensifikasi yang berada di kecamatan Maliku dan Pandih Batu yakni kegiatan yang bergerak berupa lahan yang sudah eksis sebanyak 1165 Hektar pihaknya uptimalkan melewati mitra kerja (TNI).
Sedangkan program yang ke-Dua diwilayah kecamatan Jabiren Raya, Maliku dan Pandih Batu lanjutnya menyampaikan, yaitu ekstensifikasi atau kegiatan pencetakan lahan yang baru sebanyak 1.700 hektar.
“Memang sebelumnya kami usulkan sekitar 3.000 hektar namun lahan yang sudah siap sekitar 1.700 hektare ”, katanya.
Slamet Untung Rianto sebutkan pula, program food estate ini bukan hanya Padi saja, tapi juga ada program pendukung seperti bidang peternakan dan perkebunan, pungkasnya. (Penulis Drt)


