Warga Lokal Diminta Persiapkan Skill dan Mental Ikuti Program Food Estate

KUALA KAPUAS, IB – Sejak Oktober tahun lalu, pemerintah telah membangun proyek lumbung pangan nasional alias food estate di Kalimantan Tengah yakni di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau yang berjumlah 1,5 juta hektar, oleh karena itu diperlukannya tenaga dengan jumlah yang cukup besar.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kapuas Catur Feriyanto saat ditemui ditempat kerjanya beberapa waktu lalu mengatakan, agar warga lokal yang berada di area tanam food estate, untuk bersiap mengikuti bimbingan teknis ataupun diklat, diklat yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat.

Diharapkan juga dengan bimtek tersebut nantinya dapat menambah pengetahuan dan juga skill teknis yang lebih memadai, dikarenakan program food estate tersebut menggunakan alat-alat pertanian yang lebih modern.

“Untuk warga lokal yang mempunyai kesiapan mengikuti program yang dilakukan Pemerintah Pusat tersebut, nantinya akan diikutkan pendidikan teknis untuk bisa berpartisipasi di program food estate ini,” ucapnya.

Kemudian, dirinya menuturkan bagi warga lokal yang ingin mengikuti program food estate tersebut, nantinya akan direkrut secara resmi, yang mungkin didaftar melalui dinas tertentu misalnya dari Dinas Transmigrasi atau Dinas Pertanian.

“Kami berharap masyarakat sudah siap secara skill dan mental untuk berpartisipasi demi suksesnya program yang digagas oleh Presiden RI ini,” kata Catur.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan itu juga menuturkan apabila target 700 ribu hektar di program pilot project atau percontohan sudah tercukupi dan akan berjalan ke program sesungguhnya, maka barulah tenaga lokal akan dilibatkan kedalam program food estate tersebut. “Yang apabila jumlah tenaga lokal masih tidak mencukupi, hal ini tidak menolak kemungkinan kedatangan tenaga-tenaga luar yang mempunyai pengetahuan dan skill teknis yang memadai terutama menggunakan alat-alat pertanian modern,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *