Wagub Edy Pratowo Salurkan Bantuan Pangan, BLT KHBS di Desa Warga Sematu Jaya Lamandau

Wagub Edy Pratowo Salurkan Bantuan Pangan, BLT KHBS, dan Layanan Kesehatan bagi Warga Sematu Jaya Kabupaten Lamandau

Suasana saat penyaluran bantuan pangan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembagian masker dan vitamin di Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Minggu (25/10/2026).

Lamandau – http://Inovasiborneo.co..id-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus meningkatkan upaya perlindungan masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penyaluran bantuan pangan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembagian masker dan vitamin di Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Minggu (25/10/2026).

Sebanyak 368 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di delapan desa di Kecamatan Sematu Jaya menjadi sasaran penyaluran bantuan tersebut, termasuk 1.500 paket bantuan pangan (Banpang) untuk masyarakat setempat. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga kesehatan warga dari dampak kabut asap.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Edy Pratowo menegaskan bahwa bantuan pangan dan layanan kesehatan adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat di tengah musim kemarau dan ancaman karhutla.

“Langkah-langkah pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian kita untuk membantu meringankan beban masyarakat,” tutur Edy.

Edy menjelaskan, fenomena El Nino selama musim kemarau meningkatkan risiko karhutla, terutama di lahan gambut.

“Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi kebakaran. Pastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah untuk mencegah kebakaran yang dapat meluas hingga ke organisasi penduduk,” jelas Edy.

Edy mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan membatasi aktivitas di luar rumah selama musim kemarau.

“Musim selama kemarau, masyarakat diimbau menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, terutama bagi anak-anak. Pemerintah juga menyediakan rumah oksigen bersama pemerintah kabupaten dan kota, layanan pengobatan gratis, vitamin, masker, serta dukungan air bersih untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak kabut asap,” imbau Edy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *