Pemprov Kalteng Salah Satu Provinsi Yang Menerima Dana Insentif Dalam Penanganan Inflasi

KALTENG-http://inovasiborneo.co.id-Pemprov Kalteng mendapatkan dana insentif dalam penanganan inflasi dari 38 provinsi di Indonesia 4 daerah yang mendapatkan bantuan salah satunya Kalteng.

Saat di waancarai awak media Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kalimantan Tengah, Yuas Elko, menyebut Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atau Pemprov Kalteng, menerima dana insentif senilai Rp 5,7 miliar untuk penanganan inflasi.

Yuas mengatakan, dari 38 provinsi di Indonesia, hanya empat provinsi yang mendapatkan insentif ini, termasuk Kalteng, saat mengikuti rapat inflasi secara daring di kantor Gubernur Kalteng, Senin (29/7/2024).

Menurut Yuas, insentif ini merupakan pengakuan atas kinerja terbaik Pemprov Kalteng dalam mengelola inflasi di tahun ini.Meski berbeda dari tahun sebelumnya karena anggaran diatur oleh pemerintah pusat, insentif ini menunjukkan hasil kerja keras pemerintah daerah yang berhasil mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.

“Walaupun berbeda dari tahun yang lalu, karena di anggarkan oleh pusat bukan kewenangan provinsi, bukan kurang kinerja, justru kita mendapatkan kinerja terbaik dari 38 provinsi yang ada di Indonesia. Sehingga Rp 5,7 miliar tersebut dapat dimanfaatkan oleh Pemprov untuk menangani inflasi baik untuk jangka pendek maupun jangka menengah dan panjang untuk penggunaannya,” ungkapnya.

Disebutkan juga penggunaan dana ini akan mengikuti panduan yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan, dengan fokus pada ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan penurunan stunting.

Yuas menegaskan, bahwa anggaran tersebut akan masuk dari rekening nasional ke rekening daerah sesuai dengan aturan mekanisme keuangan.

“Penggunaannya telah memiliki panduan yang jelas dengan persentase alokasi yang berbeda-beda untuk setiap sektor, serta kerjasama antar daerah,” tambahnya
Untuk penyalurannya sekian persen yang telah dipaparkan oleh Dirjen agar segera menurut tahapannya, kalau tidak ada uang maka daerah akan kesulitan nantinya untuk melakukan dukungan pilkada,” sebutnya.

Dengan adanya insentif ini, Pemprov Kalteng berharap dapat lebih efektif mengendalikan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung program-program penting lainnya untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *