KALTENG-http://inovasiborneo.co.id.-Usai Ikuti Rakornas secara virtual, Kepala Biro (Karo) Ekonomi Said Salim dalam keterangannya menjelaskan, bahwa inflasi di Kalimantan Tengah bila dibandingkan dengan provinsi lain memang agak berfluktuasi, namun Pemerintah Prov. Kalteng tetap berupaya untuk mengendalikan inflasi serendah mungkin, “pada kondisi terakhir ini Kalteng hampir mendekati inflasi nasional” terangnya.

Karo Ekonomi Said Salim saat mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi secara virtual
Sesuai dengan instruksi Gubernur Kalteng, agar seluruh jajarannya selalu mengupayakan pengendalian harga-harga di pasaran, dan memastikan ketersediaan stok barang untuk kepentingan masyarakat Kalteng, maka sampai saat ini telah dilakukan berbagai upaya antara lain, dengan melaksanakan pasar murah di seluruh Kabupaten/Kota, “mudah-mudahan semua kegiatan yang dilakukan atas perintah Gubernur ini, dapat menekan kenaikan harga di pasaran” pungkasnya.
inflasi di Indonesia pada bulan Mei 2024 berada diangka 2,84% dengan pertumbuhan ekonomi 5,11%. Angka ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia, bila dibandingan dengan 10 tahun yang lalu inflasi berada di angka 9,6%, “hal ini atas usaha dan kerja keras kita bersama, sehingga angka inflasi kita bisa turun mencapai 2,84%. Tapi kita harus tetap waspada dan tidak boleh lengah, karena tantangan ke depan tidak mudah”.
Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kepala BPS Prov. Kalteng Eko Marsoro, Plt. Kepala BI Kalteng Iwan Kurniawan, dan mewakili sejumlah Kepala OPD terkait.

