
PALANGKARAYAhttp://inovasiborneo.co.id-Sekretaris Daerah Nuryakin membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang digelar di Ballroom Swiss-Bellhotel Danum, Palangka Raya, Senin (30/10/2023).
Bimbtek menghadirkan narasumber Rahayu Nurhayati, widyaiswara dari Balai Besar Diklat Kemensos di Banjarbaru dan diikuti 126 peserta terdiri dari TKSK Kabupaten/Kota se-Kalteng.
Turut hadir diikuti Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng Edy Karusman beserta pejabat administrator.
Bimtek ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam rangka pembinaan dan pembekalan TKSK, serta mengoptimalkan peran, tugas dan fungsi TKSK dalam penyelenggaraan kegiatan sosial.
Sekda Nuryakin menyambut baik diselenggarakannya Bimtek ini. Sekda mengatakan bahwa dalam menangani dan menanggulangi berbagai permasalahan kesejahteraan sosial, Kemensos menyadari tidak mungkin Pemerintah dapat melaksanakan dan menuntaskan tugas berat ini tanpa dukungan dari segenap potensi yang ada di tengah-tengah masyarakat.
TKSK merupakan satu sumber daya penyelenggara pembangunan kesejahteraan sosial dan salah satu potensi strategis yang diharapkan dapat memberikan dukungan, konstribusi, dan partisipasi di dalam menangani dan menanggulangi permasalahan kesejahteraan sosial.
Lebih lanjut, sejak tahun 2009 Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah telah berhasil merekrut sebanyak 136 orang TKSK yang direkrut dari unsur Karang Taruna dan Pekerja Sosial Masyrakat dari 14 Kabupaten/Kota.
“Keberadaan TKSK ini diharapkan dapat membantu tugas-tugas pembangunan kesejahteraan sosial di daerah,” ujar Sekda.
TKSK di Provinsi Kalimantan Tengah telah berjalan selama 14 tahun. “Saya berharap kegiatan ini mampu memantapkan sikap TKSK yang ikhlas, sukarela, dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat di kecamatan setempat,” harap Sekda.
Sekda menekankan bahwa pekerjaan TKSK sangat luar biasa karena memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tidak berdaya dan hanya mengharapkan bantuan sekitarnya tapi sekarang bisa mandiri karena pendampingan TKSK.
“Mereka ini sebenarnya tidak minta dikasihani tapi diperlakukan sama, dimanusiakan, diberikan ketrampilan, kreativitas,” ucap Sekda.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi jembatan tercapainya tujuan pembangunan kesejahteraan sosial menuju Kalteng makin Berkah yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

