KALTENG-http://inovasiborneo.co.id– Kepala Dinkes Suyuti menyampaikan beberapa alasan mengapa program kesehatan remaja perlu diperhatikan, antara lain Jumlah remaja di Indonesia lebih kurang 20% dari populasi; Remaja merupakan aset sekaligus investasi generasi mendatang; Upaya pemenuhan Hak Asasi Manusia; dan Untuk melindungi sumber daya manusia potensial.
“Besar harapan kami dengan kehadiran para siswa/siswi ini akan memberikan pengaruh positif bagi teman-teman lainnya di sekolah masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Sayuti saat membuka acara Penggerakan Massa Dalam Mendukung Implementasi Gerakan Masyarakat (Germas) Aktifitas Fisik dan Deteksi Dini melalui Gerakan Remaja Sehat, Ceria dan Berprestasi (Gemas Cerdas) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2023, bertempat di GOR Indoor KM.5 Palangka Raya, Jumat (29/09/2023).
Dengan adanya kegiatan ini, juga diharapkan ke depannya kita dapat bersama-sama menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang Makin BERKAH,”.

Foto Bersama Kepala Dinas Kesehatan bersama Kepala SOPD Undangan
Disampaikan pula, kualitas kesehatan remaja menjadi kunci dalam mencegah stunting. Intervensi untuk mencegah terjadinya peningkatan prevalensi stunting dapat dilakukan pada siklus daur hidup di tahap remaja, yang merupakan seorang calon ibu.
Remaja yang telah dipersiapkan sejak dini untuk mengetahui permasalahan stunting berarti kita telah mempersiapkan generasi yang memiliki pengetahuan cukup dalam pemenuhan gizi anak untuk mencegah stunting.
“Pengetahuan gizi remaja, khususnya remaja putri sangat penting untuk mencegah terjadinya stunting. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu metode yang tepat untuk memberikan informasi kepada remaja,” tuturnya.

