Kasongan – http://inovasiborneo co.id-Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy Pratowo pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-21 Kabupaten Katingan, bertempat di Objek Wisata Bukit Batu Kasongan, Kabupaten Katingan, Kamis (20/7/2023). Tema yang diusung dalam peringatan hari jadi Kabupaten Katingan tahun ini yaitu “Bangkit Bersama, Katingan Bermartabat”.
Dalam sambutannya Wagub berharap Kabupaten Katingan semakin menjadi Kabupaten yang berdaya saing dan memberikan pelayanan prima, sehingga dapat mewujudkan masyarakat Katingan yang berbudaya, maju, religius, terintegrasi, berkesinambungan dan terbuka. “Saat ini kita diharapkan mampu menjaga dan menurunkan laju inflasi di Kalimantan Tengah, dengan melaksanakan langkah-langkah strategis pengendalian inflasi di daerah, sehingga tingkat daya beli dan konsumsi masyakat menjadi tinggi. Saya harapkan Pemerintah Kabupaten/ Kota di Kalimantan Tengah untuk terus menggenjot pembangunannya, percepatan realisasi APBD sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah,” pesan Wagub.
Wagub juga mengingatkan agar mewaspadai terjadinya potensi atau ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), yang pada saat ini mengalami peningkatan dibanding tiga tahun terakhir karena musim kemarau yang diperkirakan akan lebih ekstrem, bahkan ada kecenderungan terjadi fenomena el nino. “Berkenaan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah didukung Forkopimda Provinsi dan Kabupten/Kota, bersama Bupati/Walikota, dan Instansi terkait lainnya bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan dalam Penanganan Karhutla di Wilayah Kalimantan Tengah tahun 2023,” kata Wagub.

Penyerahan bendera merah putih secara simbolis
Lebih lanjut Wagub menambahkan Indonesia diperkirakan akan menghadapi era bonus demografi beberapa tahun ke depan, dimana penduduk usia produktif (15-64 tahun) akan lebih besar dibanding usia non produktif (65 tahun ke atas) dengan proporsi lebih 60% dari total jumlah penduduk Indonesia. “Saya berharap, baik itu Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/kota untuk dapat mempersiapkan berbagai langkah strategi membuka lapangan pekerjaan dan membuka keran investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” ungkap Wagub.
Wagub juga berharap agar di tahun ini kasus stunting di Kabupaten Katingan dapat ditekan lagi penurunannya, berdasarkan Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN PASTI), yang bertujuan mendorong dan menguatkan konvergensi antar program, lintas sektoral dari berbagai pemangku kepentingan terkait lainnya. “Karena stunting merupakan ancaman terhadap generasi masa depan, juga berdampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia ke depan sehingga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi bangsa,” imbuhnya.

