Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Berikan Uang Saku dan Operasional Kepada Mahasiswa/Panitia KKN

Kalteng – http://Inovasiborneo.co.id – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran  memberikan Pembekalan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kebangsaan ke-X Tahun 2022 kepada seluruh Mahasiswa se-Indonesia, bertempat di Aula Palangka Universitas Palangka Raya (UPR), Senin (18/7/2022).

Turut hadir mendampingi Gubernur antara lain Rektor Universitas Palangka Raya Andrie Elia Embang, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Herson B. Aden, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Leonard S. Ampung, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata A. Diah Chandra Sari, Kepala Dimas TPHP Riza Ramadi, Kadis Perhubungan Yulindra Dedi dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Johni Sonder

Tema yang diangkat Gubernur adalah “Arah dan Kebijakan Pembangunan Daerah Kalteng dalam Menyambut IKN”.

KKN diikuti oleh sekitar 2300 mahasiswa dan hadir di Kota Palangka Raya sebanyak 1000 mahasiswa yang berasal dari 69 Universitas di seluruh Indonesia.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran memaparkan tentang capaian makro pembangunan Prov. Kalteng dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan kualitas kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Beri Pembekalan KKN Kebangsaan ke-X Tahun 2022 kepada seluruh Mahasiswa se-Indonesia

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyerahkan uang saku secara simbolis

Usai memberikan materi, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyerahkan uang saku untuk 2.300 peserta KKN Kebangsaan ke-X sebesar Rp. 500.000/orang. Sedangkan untuk bantuan operasional panitia KKN Kebangsaan ke-X sebesar Rp. 350.000.000.

Gubernur Sugianto Sabran saat ditemui MMC mengharapkan mahasiswa-mahasiswa yang turun lapangan ini berbagi disiplin ilmu. Mempraktekkan apa yang mereka dapat di bangku kuliah dengan praktek kerja nyata.

“Pesan saya, mereka yang akan terjun ke praktek kerja nyata di lapangan harus melihat desa-desa unggulan terutama di daerah food estate tentunya disitu ada kekuatan ekonomi dengan potensi pertanian seperti buah-buahan, padi dan sektor peternakan,” kata Sugianto.(red*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *