KALTENG –http://Inovasiborneo.co.id-Pemprov. Kalteng kembali menggelar Kalteng Expo 2022 setelah sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi COVID-19.
Kegiatan Kalteng Expo 2022 dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur,Sekda Nuryakin beserta Wakil Ketua DPRD pada Selasa (12/7/2022) malam di Arena Pameran Temanggung Tilung Palangka Raya.

Tampak Hadir dalam Pembukaan tersebut Ketua PKK Prov.kalteng, Ivo Sugianto Sabran,Wakil Gubernur Edy Pratowo beserta Istri,Sekda Nuryakin, Wakil Ketua DPRD Abdul Razak beserta Tamu Undangan lainnya.
Kalteng Expo merupakan acara wisata Hari Jadi Pemprov. Kalteng yang ke-65, yang menampilkan profil Pemprov. Kalteng secara lengkap dengan unsur SOPD dari provinsi, kabupaten/kota dan penggiat UMKM.
“Kalau UMKM ada sekitar 40 peserta untuk ukuran stand 5×5 dan 10 peserta untuk ukuran 3×3. Sedangkan masyarakat yang ikut berpartisipasi ada sekitar 60 peserta.
Sekda Kalteng Nuryakin menyampaikan Kalteng Expo merupakan event memperingati Hari Jadi Pemprov. Kalteng yang ke-65, yang menampilkan profil Pemprov. Kalteng secara lengkap dengan unsur SOPD, kabupaten dan kota.
Kalteng Expo juga sebagai media untuk memberikan informasi tentang pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemprov. Kalteng.
Event Kalteng Expo ini juga menjadi ajang menggali dan mengembangkan potensi ekonomi kerakyatan yang tangguh dan mandiri melalui kegiatan usaha mikro kecil dan menengah, serta membuka akses pemasaran di wilayah Provinsi Kalteng baik lokal maupun nasional.
Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan kegiatan Kalteng Expo tahun 2022 dilaksanakan di Area Pameran Temanggung Tilung, Palangka Raya diikuti peserta berjumlah 150 stand yang terbagi dalam stand indoor, stand outdoor serta hiburan dan pasar rakyat.
Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk peran serta Pemprov Kalteng dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat khususnya di wilayah Kalteng dan sebagai media promosi bagi potensi dan produk unggulan daerah sehingga dapat menarik minat investor baik dari dalam maupun luar negeri serta memupuk kecintaan dan kepercayaan terhadap produksi dalam negeri dalam rangka meningkatkan kemampuan bersaing di pasar global”, tutup Nuryakin.

