
Puruk Cahu http://inovasiborneo.co.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyiapkan berbagai strategi preventif dan responsif dalam menghadapi libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Upaya ini mencakup penguatan koordinasi lintas sektor, pengamanan tempat ibadah dan pusat keramaian, serta peningkatan pelayanan publik agar masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman dan tertib.
Rakornas Nataru yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, diikuti secara virtual dari Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini dihadiri Bupati Mura, Heriyus, yang diwakili Asisten III Setda Mura, Andri Raya, serta Ketua DPRD Mura Rumiadi dan Komandan Batalyon Infanteri TP 883/Temanggung Awan, Mayor Inf Supriyanto.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya penerapan langkah-langkah strategis yang bersifat preventif, kolaboratif, responsif, humanis, berbasis intelijen dan data, serta komunikasi publik yang cepat dan tepat. Pendekatan ini bertujuan memastikan stabilitas wilayah dan keamanan masyarakat selama Nataru.
Mendagri juga menekankan lima prioritas utama, yaitu menjaga soliditas Forkopimda, meningkatkan koordinasi lintas instansi, menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, menjaga stabilitas sosial dan ketertiban umum, serta mengamankan rumah ibadah dan pusat keramaian. Asisten III Setda Mura, Andri Raya, menegaskan bahwa Pemkab Murung Raya siap menindaklanjuti seluruh arahan Mendagri. Ia menekankan bahwa koordinasi lintas sektor dan optimalisasi kesiapsiagaan bencana akan menjadi kunci agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan tertib.

