Farizal Fitri Membuka Rakor Tanggap Ancaman Narkoba

Kalteng-IB-Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri membuka secara resmi Rapat Kordinasi Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba, bertempat di Ball Room SwissBell Hotel Palangka Raya, Rabu (02/6/2021).

Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri mengawali sambutannya menyampaikan bahwa Penyalahgunaan narkoba terbukti telah merusak masa depan bangsa di negara manapun.

Daya rusaknya luar biasa, merusak karakter manusia, merusak fisik dan kesehatan masyarakat, serta dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.

“Dengan melihat daya rusak yang ditimbulkan, kejahatan narkoba ini digolongkan dalam kejahatan luar biasa dan serius. Terlebih lagi, kejahatan narkoba bersifat lintas negara dan terorganisir, sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius dan mendesak”, tutur Fahrizal Fitri.

Fahrizal Fitri mengatakan, berdasarkan hasil survei prevalensi penyalahgunaan narkoba yang dilakukan BNN dan Pusat Penelitian Masyarakat Dan Budaya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentang Survei Nasional penyalahgunaan narkoba di 34 Provinsi tahun 2019, diketahui bahwa angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia, telah mencapai 1,8% atau sekitar 3,4 juta orang penduduk Indonesia, pada rentang usia 15—64 tahun. Sedangkan 3 di Prov. Kalteng mencapai 0,70% atau sekitar 19.004 orang.

“Kerugian terbesar dari penyalahgunaan narkoba adalah pelemahan karakter individu yang menyebabkan melemahnya ketahanan masyarakat sebagai awal dari kehancuran bangsa. Menyikapi hal itu, kepala BNN secara terbuka menyatakan arah dan kebijakan BNN, yaitu perang melawan narkoba (war on drugs) untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba)”, imbuhnya.

Sumber/Foto : MMCKalteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *