Bupati Ben Ikut Serta Dalam Pemutahiran Data Pemilih Pilkada 2020

KUALA KAPUAS, IB – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat, MM, MT mengikuti Pencocokan dan Penelitian atau Coklit yang dilakukan oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP). Hal ini dikarenakan Bupati Kapuas sebagai warga negara sekaligus wajib pilih pada pemilihan umum kepala daerah 2020 yang akan datang.

Kegiatan pemutahiran data ini dilaksanakan secara langsung oleh Tim yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Coklit dilaksanakan di Rujab Bupati Kapuas, Rabu (5/8/2020), dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kapuas Jamilah Maisura beserta anggota.

Pada pelaksanaan pemutahiran data, sesuai persyaratan yang di tentukan, Bupati Kapuas menunjukan Kartu Keluarga dan KTP Domisili untuk dicocokan petugas dengan formulir yang di sediakan. Setelah itu, Bupati Kapuas membubuhkan tanda tangan, pelaksanaan pemutahiran data selesai yang dilaksanakan dan disaksikan oleh petugas, kemudian di pasangkan tanda pemutahiran data pemilih di Rumah Jabatan Bupati Kapuas sekaligus terdaftar di TPS 14, Kelurahan Selat Hilir.

Terkait pelaksanaan Coklit, Bupati Kapuas menyampaikan terima kasih karena telah di data oleh KPU dan PPDP setempat. Kemudian Bupati dua periode ini menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas untuk memberikan waktu dan kesempatan agar didatangi petugas yang resmi dalam rangka melaksanakan coklit ini, tujuannya agar dapat didata dengan baik dan tidak terlewatkan dalam mengikuti Pilkada ini. “Karena kewajiban bagi warga negara untuk menyampaikan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya,” tekan Ben Brahim.

Ketika ditemui, Ketua KPU Kabupaten Kapuas Jamilah Maisura mengatakan tahapan pencocokkan penelitian atau coklit dimulai dari tanggal 15 Juli sampai dengan 21 Agustus 2020, coklit tersebut merupakan langkah awal dari KPU untuk mendapatkan data pemilih supaya akurat.

“Hari ini PPDP kami di TPS 14 Kelurahan Selat Hilir telah melaksanakan coklit di Rujab Bupati Kapuas, kebetulan beliu bersedia mempunyai waktu sekitar 15 menit, karena memang protokol kita dari KPU, yang mana PPDP seluruhnya tidak boleh berlama-lama saat mencoklit pemilih dan apabila bertandang ke rumah-rumah harus diberkali dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas untuk menerima kedatangan petugas PPDP dari KPU yang nantinya datang ke rumah, supaya masyarakat Kapuas terdaftar dalam pemilih saat nanti Pemilihan Gubernur tanggal 9 Desember 2020 nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *