KARENA TIDAK TERIMA HASIL PILKADA TIM PASLON UNJUK RASA

Palangka Raya, Ratusan Simpatisan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau (Pulpis) periode 2018 – 2023 nomor urut 1 (Satu) melakukan aksi Demo bertempat dijalan Wadduha,komplek perkantoran,tepatnya didepan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil),Kecamatan Kahayan Hilir,Kabupaten Pulpis senin (02/07/2018).

Aksi demo yang diketuai oleh H.Ahmad Amur yang merupakan mantan Bupati Pertama Kabupaten Pulpis sekaligus ketua tim pemenang kampanye paslon nomor urut 1 (Satu),H.Idham Amur-H.Ahmad Jayadi Karta,ingin mempertanyakan sekitar 120 (Seratus Dua Puluh) indikasi Dugaan pelanggaran selama kampanye berlansung kepada pihak Disdukcapil, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pulpis-Kalimantan Tengah (Kalteng).

Setelah berkisar 1 (Satu) Jam H.Ahmad Amur yang didampingi pengacaranya beserta 10 (Sepuluh) orang perwakilan dari tim paslon nomor urut satu ini di ijinkan masuk didalam kantor Disdukcapil untuk menyampaikan tuntutannya namun kemudian keluar dari kantor Disdukcapil dan H.Ahmad Amur menyampaikan kepada awak media tentang penundaan tuntutannya lantaran sebagian Komisioner KPU dan Panwaslu tidak lengkap hingga “tidak sesuai dengan kesepakatan awal”. Akan tetapi untuk Disdukcapil sudah ada kesepakatan, hanya tinggal dengan bagian Panwaslu dan KPU saja.Dia menegaskan rencananya pada hari Rabu (03/07/2018) atau Hari Kamis (04/07/2018).

Aksi demontrasi akan dilanjutkan pada bagian Panwaslu dan KPU pada tempat tertentu namun hanya dengan membawa 10 (Sepuluh) orang perwakilan saja tanpa membawa masa,”ujarnya.

Kapolres Pulang Pisau,menyampaikan kepada awak media terkait pengamanan dalam aksi demo tersebut telah mengerahkan berkisar 400 (Empat Ratus) Personil gabungan TNI-POLRI hingga gabungan tersebut dari Polda Kalteng, dia menegaskan Pilkada ini harapannya aman hingga selesai. Terkait tentang anggota komisioner tidak lengkap hingga berhalangan hadir dalam pertemuan tersebut, Kapolres Pulpis menjelaskan bahwa sebagian anggota komisioner dari KPU tersebut sedang melakukan tugas di Provinsi, adapun dari komisioner dari Panwaslu juga sedang melakukan tugas,” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *